Oleh: Sukma Oktaviani
(Aktivis Dakwah, Mahasiswa)

Mediaoposisi.com- Baru-baru ini tengah menjadi berita hangat tentang adanya virus yang begitu menoreh luka. Virus corona atau Coronavirus, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC),  ia adalah kelompok virus yang umumnya menjangkiti hewan, dan hanya dalam kasus yang jarang terjadi dapat ditularkan pada hewan ke manusia, seperti yang terjadi di Wuhan, China saat ini.


Di duga menurut para ilmuan, salah satunya Rocky Mountain. Virus corona ini dimulai dari kebiasaan warga China dalam mengonsumsi makanan yang tak biasa manusia lain memakannya. Semacam sup kelelawar. Namun, para ilmuan belum mengonfirmasinya dengan pasti. Ada pun menurut kelompok ilmuan yang menyunting Journal  of Medical Virology, Spesies yang diduga sebagai sebab munculnya virus ini adalah cobra China yang menggigit kelelawar yang akan dijadikan sup.

Begitu mengerikannya, sampai-sampai kota Wuhan sepi tak terasa adanya kehidupan lagi. Setelah mewabahnya virus corona ini. Para masyarakat terisolasi, mereka melindungi diri agar selamat dari  virus yang memakan mangsa setiap hari. 

Dalam sehari, pejabat kesehatan China mengatakan ada 38 orang lagi di China yang meninggal akibat wabah virus corona yang mematikan.

Ini menjadikan total korban meninggal akibat virus yang berasal dari kota Wuhan ini mencapai 170 orang per Kamis pagi (30/1/2020). Sementara itu, jumlah korban terjangkit virus ini sudah mencapai 7.711 kasus, bertambah sebanyak 1.737 kasus baru dalam sehari. (cnbcindonesia.com)


Kapitalisme Mendidik Kebebasan

Tak bisa dipungkiri, semua problematika manusia di dunia ini memang akibat dari sistem kapitalisme. Sistem kapitalisme ini mendidik manusia hidup bebas, dan melakukan segala perbuatannya dengan mengikuti hawa nafsunya. Termasuk dalam hal makanan, mereka di bebaskan memakan apa saja tanpa melihat hukum halal atau haram.

Dari adanya kebebasan ini, menjadikan masyarakat Wuhan pun bebas mengkonsumsi makanan apapun. Padahal sangat berbahaya untuk kesehatan. Namun, menurut masyarakat China itu tidaklah berbahaya.

Dikutip dari Mothership, masyarakat Cina juga percaya hewan liar merupakan makanan yang lebih bergizi dibandingkan hewan ternak. Filosofi di balik hewan liar itu juga jadi alasan masyarakat Cina kerap memakan hewan liar. 

Tak bisa kita membiarkan kebebasan yang di gaungkan sistem kapitalisme senantiasa menang di dunia. Jika kapitalisme terus menerus berhasil mempropagandakan kebebasan ini, maka akan terjadi problem-problem lain yang mungkin akan lebih berbahaya dari virus corona.

Menjadi suatu keharusan untuk kita memberi tahu sudut pandang mana yang benar dalam melihat pola kehidupan. Sistem kapitalisme sudah terbukti gagal dan mengkhawatirkan, maka mari kita lihat sistem penyelamat yakni Islam.

Pandangan Sistem Islam

Islam memanglah sistem yang mengatur segala aspek kehidupan. Termasuk dalam hal makanan. Allah swt., berfirman:

" Hai sekalian manusia makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu"  (QS. Al Baqarah: 168)

Allah sudah mengatur manusia agar mengikuti aturan Allah, namun manusianya sendiri yang melepaskan diri dari aturan Allah. Sehingga terjadilah berbagai macam musibah, dan salah satunya adalah adanya virus corona ini.

Dari virus corona yang mewabah ini, Allah memperingatkan manusia agar manusia tak mencampakkan aturan Allah; agar manusia tak angkuh dan sombong, merasa diri mereka mampu melindungi dirinya sendiri dengan diatur oleh nafsunya.

Allah swt., berfirman:

" Dan hendaklah kamu berhukum dengan apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka. Dan waspadalah terhadap mereka jangan sampai mereka memperdayaimu atas sebagian yang Allah turunkan kepadamu. Jika mereka berpaling dari hukum yang Allah turunkan, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah berkehendak menumpahkan musibah kepada mereka karena dosa-dosa mereka. Dan sungguh kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. " (QS. Al. Ma'idah: 49)

Dari dalil Al-quran di atas, maka marilah kita memberi solusi untuk dunia ini agar problem yang sama, atau yang lebih parah tak terjadi kedepannya. Tak ada yang mampu menyelamatkan dunia ini selain aturan  dari Sang Penciptanya. Yakni aturan Islam yang diterapkan dalam naungan sistem Islam atau Khilafah.

Dengan Khilafah, Khalifah atau pemimpin akan menjaga rakyatnya. Tak akan ada makanan haram, tidak thayyib, dan berbahaya yang dapat dikonsumsi umat. Maka dari itu, marilah perjuangkan adanya sistem Islam dalam naungan Khilafah. Wallahu alam. [MO/as]


Posting Komentar