Oleh : Zulfa Rasyida
(Aktivis Dakwah, Mahasiswi, Pemerhati Sosial)

Mediaoposisi.com- Aksi yang berangkat dari Masjid Syuhada longmarch hingga ke titik nol Yogyakarta merupakan aksi peduli muslim Uighur yang diikuti oleh mayoritas mahasiswa Yogyakarta, ibu-ibu, hingga karyawan warung SS (Spesial Sambel). Aksi ini dimulai pukul 07.00 WIB, dengan orasi diberbagai titik. (21/12/19)

Para peserta aksi ini bergerak bukan karena adanya fee atau kepentingan kelompok tertentu. Mereka tergerak karena sadar bahwa saudara muslimnya di Uighur sedang menderita.

Ukhuwah Islamiyah adalah satu-satunya ikatan yang mampu menggerakkan hati para peserta aksi peduli Uighur ini. Meski terdiri dari berbagai kalangan di masyarakat, persatuan umat Islam ini terlihat jelas.

Tampak pula peserta aksi seorang ibu yang terjun dalam aksi ini bersama keempat buah hatinya. Ibu ini berjalan dengan semangat sambil mendorong troli putri bungsunya didampingi putri keduanya, sementara kedua anak laki-lakinya bersama suami beliau.

"Gak  ada alasan lain selain memperkenalkan pada anak-anak saya, bahwa saudara seiman mereka sedang tidak baik-baik saja. Meskipun mereka (anak-anaknya) tidak kenal, tentu saja sebagai orangtua kita ingin mereka ikut peduli pada masalah umat", jawab Bu Nada ketika kami wawancarai mengenai alasan beliau hadir bersama keempat anaknya.

Maasyaallah, bahkan hingga anak bungsunya yang baru berusia satu tahun di bulan Desember ini pun beliau kenalkan dengan permasalahan umat. Keadaan saudara semuslim yang tengah terdiskriminasi.

Ini merupakan bukti bahwa para peserta aksi peduli Uighur bergerak karena keimanan mereka. Karena hati yang meronta ingin ikut berteriak tatkala saudaranya disana merintih.

Dalam tiap orasi yang disuarakan dibeberapa titik selalu bergema "Umat bersatu selamatkan Uighur!", juga menjadi bukti nyata yang terdengar dari para peserta bahwa alasan mereka terjun ke jalan bukan masalah sepele.

Ibarat satu tubuh, tentu ketika salah satu bagiannya terluka bagian tubuh yang lain juga ikut merasakannya. Hal inilah yang tercermin dari semangat para peserta dalam aksi peduli muslim Uighur ini. [MO/ip]

Posting Komentar