Mediaoposisi.com- Rabu Lalu, 11 Desember 2019, Wall Street Journal mengeluarkan sebuah artikel berita berjudul “How China Persuaded One Muslim Nation to Keep Silent on Xinjiang Camps”, yang didalamnya terdapat berbagai argumen yang menuai berrbagai respon dari umat Islam di Indonesia. Surat kabar Wall Street Journal melaporkan bahwa pemerintah China mendanai sekelompok delegasi asal Indonesia yang terdiri dari organisasi Islam dan wartawan untuk berkunjung ke Xinjiang dalam upaya meraih dukungan internasional dan membentuk opini publik. (bbc.com)



Hari ini, 21 Dessember 2019 telah terselenggara "Aksi Peduli Muslin Uighur" yang dilaksanakan di Yogyakarta dengan rute perjalanan dari titik kumpul masjid Syuhada - Longmarch  menuju Titik Nol, mulai pada pukul 07.00.


Aksi tersebut dihadiri oleh para mahasiswa, remaja, orang tua, anak-anak, dan bahkan para pekerja yang dikirim dari perusahaannya. aksi peduli muslim uighur juga dihadiri Taufikin Komsat GP UGM, Izzuddin DKM ITY, Sa'ifudin komsat GP UIN dan masih banyak pembicara lainnya. Meskipun rute aksi tersebut melintasi jalan raya kondisi jalan raya tetap teratur dan damai.

Aliansi mahasiswa silaturahim KOMSAT GP UMY, Taufikin "sesama muslim adalah saudara, apakah kita hanya diam melihat perlakuan orang kafur terhadap umat islam".

Posting Komentar