Oleh : Nasrudin Joha

Mediaoposisi.com-Sidang e-KTP telah lama dilakukan, menyeret sejumlah pihak. Bahkan, Setya Novanto ketua DPR RI yang juga ketua umum partai Golkar ketika itu, sampai ditabrak tiang listrik.

Ujung-ujungnya, Novanto menjadi pasien suka miskin. Meskipun namanya suka miskin, lapas ini dihuni orang tajir, kaya raya, para pejabat yang kaya dari hasil maling duit rakyat.

Terakhir, Novanto melancong ke Warung Padang untuk menikmati hasil jarahan korupsinya, suka miskin tidak nyaman buat Novanto, dia pelesiran seperti Gayus Tambunan. Sayangnya, Novanto belum sempat ke Bali (mungkin juga sudah, namun tak tertangkap kamera).

Diantara pengakuan Novanto dan beberapa saksi yang diperiksa, duit itu sampai ke tuan Putri puan Maharani dan pangeran Ganjar Pranowo. Dua jagoan PDIP ini, menerima aliran duit dari hasil maling proyek e KTP.

Bahkan, ibu ratu Megawati sampai meminta petugas partai Jokowi, untuk mendampingi ibu suri membuat press conference, untuk melindungi puan Puteri Maharani.

Ganjar ngalap berkah, ikut bersembunyi dibalik bunker ibu suri bersama puan Puteri Maharani. Bunker ibu suri, membuat Ganjar ikut bebas dari jerat korupsi e KTP.

Namun, Ganjar tak mungkin lepas dari peradilan publik. Publik, telah memvonis Ganjar dan puan Puteri Maharani sebagai orang yang terpapar korupsi.

Dua tokoh PDIP ini terpapar korupsi, tak bisa disembuhkan. Karenanya, harus segera dipecat. Jika tidak, virus korupsi ini akan menjalar memasuki seluruh darah dan tarikan nafas, sehingga dikhawatirkan Ganjar dan puan akan menularkan penyakit korupsi di institusi jabatan yang mereka pimpin.

Saya khawatir, Pemprov Jateng terkena virus korupsi karena dipimpin gubernur yang terpapar korupsi. Saya khawatir, Menko puan menularkan virus korupsi di lingkungan kementriannya.

Bahkan, Saya khawatir korupsi itu telah, sedang, dan akan terus dilakukan oleh orang orang yang terpapar korupsi. Karena itu, saya usulkan semua pejabat yang terpapar korupsi wajib langsung dipecat, tanpa proses hukum.

Yang pertama kali dipecat, tentu saja puan Maharani dan Ganjar Prabowo. Keduanya, jelas telah terpapar kasus korupsi e KTP. Jika tidak segera diamputasi, saya khawatir seluruh ASN se Jawa tengah tertular korupsi, terpapar korupsi karena dipimpin Gubernur yang terpapar korupsi. [MO/sg].

Posting Komentar