Mediaoposisi.com-Korea Utara menganggap John Bolton yang merupakan penasihat keamanan nasional Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebagai pribadi "maniak perang" dan "penghasut", menyusul kebijakannya selama ini terhadap Pyongyang yang dianggap "provokatif".

"Dia (Bolton) sekarang dikenal sebagai penghasut perang karena obsesinya dengan perang-perang di Timur Tengah dan Amerika Selatan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut seperti dikutip kantor berita KCNA, Senin (27/5).

"Bukan kebetulan bahwa saat ini terdengar di AS bahwa Bolton adalah seorang penghasut perang yang membisikkan kepada presiden ketika dia sendiri menghindari wajib militer dengan mengatakan bahwa dia tidak punya keinginan mati di lumbung padi Asia Tenggara," tambahnya.

Pyongyang menyebut Bolton "cacat struktural" dan "penasihat perusak keamanan yang menghancurkan perdamaian dan keamanan."

Pernyataan itu diutarakan Kemlu Korut menanggapi komentar Bolton pada akhir pekan lalu yang menilai uji coba rudal terbaru Korut dalam beberapa pekan terakhir "tidak dipungkiri lagi melanggar sanksi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)."[Mo/vp]

Posting Komentar