Oleh : yayangayya
Aktivis Mahasiswi

Mediaoposisi.com-  Kini masyarakat mulai tersadar bahwa sistem yang dianutnya sangat jauh dari kata sempurna bisa dikatakan sangat buruk. Yaitu sistem kapitalisme dimana yang saat ini sedang menguasai dunia namun berada diambang kehancuran.
Hari berlalu indonesia bukan semakin membaik namun semakin terpuruk bahkan dalam berbagai aspek, pendidikan, budaya, politik dan yang lebih parah adalah ekonomi. Waktu berjalan masyarakat semakin menjerit hidup di negara sendiri bagaikan mengungsi dinegara tetangga.
Yang diagungkan dalam sistem ini adalah liberalisme (kebebasan), namun arti “bebas” disini masih dalam tanda kutip karena nyatanya masyarakat sendiri diperbudak oleh rezim diatas sistem kapitalis ini, sehingga masyarakat tidak memiliki kebebasan apapun.
Tidak ada yang bisa berbohong bahkan dunia pun mengakui bahwa indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam, akan tetapi kekayaan alam indonesia seperti fatamorgana ada namun tiada karena masyarakat tidak merasakan kekayaan alamnya sendiri. sistem kapitalis telah berhasil membuat negara indonesia tidak berdaya semakin hari kekayaan indonesia semakin di keruk oleh asing juga aseng.
Sistem kapitalisme yang di agungkan oleh para pemilik modal buktinya tidak mampu mensejahterakan masyarakat indonesia. Disisi lain yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin ini adalah hasil buah dari sistem kapitalisme sistem yang bobrok dan sangat tidak sesuai dengan fitrahnya manusia.
Penerapan sistem kapitalisme neoliberal sudah jelas menjerumuskan indonesia yang kaya raya ke ambang kebangkrutan hal ini mampu kita indra dengan fakta-fakta nyata yang sudah dan sedang terjadi saat ini. Akhir-akhir ini indonesia dikejutkan oleh utang luar negri yang makin hari kiat melambung tinggi, 2019 tercatat US$ 387,6 milyar atau sebesar Rp 5.542,6 triliun (kurs Rp 14.300). Angka ini tumbuh 7,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Apakah angka tersebut masih aman?
“utang yang ditarik oleh pemerintah juga terbukti belum mampu menciptakan stimulus untuk perekonomian, infrastruktur yang di danai utang beberapa dibawah kapasitas penggunaan, ini karena rencana kurang matang dan growth hanya 5%” imbuh Bhima Yudhistira adhinegara (peneliti INDEF)
Ini adalah salah satu fakta dari ribuan fakta tanda bukti bahwa kapitalisme adalah sistem yang buruk dan sama sekali tidak mampu mensejahterakan umat manusia. Sudah seharusnya masyarakat bersegera meninggalkan sistem kufur ini.
Dan lagi-lagi hanya sistem islamlah yang akan dan sudah terbukti mensejahterakan umat manusia bahkan Alam semesta berserta isinya dan hanya sistem islamlah yang memanusiakan manusia. Untuk itu tidak ada jalan lain untuk mengatasi semua problem yang ada dimuka bumi ini selain islam karena aturan islam adalah aturan yang abadi tidak bersifat semu.
Aturan Islam mengatur dari bangun tidur sampai membangun negara, dan sudah pasti aturan islam adalah aturan yang langsung dari sang pencipta yakni Allah SWT. Prinsipnya zamanlah yang mengikuti aturan bukan aturan yang mengikuti zaman. Untuk itu marilah kita perjuangkan sistem islam tegak dimuka bumi ini dengan ijin Allah swt. [MO/ra]

Posting Komentar