Oleh : Ummu Aqeela

Mediaoposisi.com-Hari ke 5 di bulan Ramadhan, bulan yang penuh rahmat, bulan yang dimanfaatkan seorang hamba untuk bermetamorfosa menjadi hamba yang ta'at secara kaffah. Atmosfirnya begitu indah, secara serentak umat berada dalam suasana yang khidmat dan ta'at. Anda saja suasana seperti ini hadir bukan hanya di bulan Ramadhan saja. 

Pada zaman Rasullulah SAW ada tiga peristiwa besar yang terjadi di bulan Ramadhan. Dalam sejarah Islam mencatat ketiga peristiwa ini merupakan titik balik dalam perkembangan Islam menjadi peradaan tertinggi. Ketiga peristiwa tersebut antara lain adalah :

1       Bulan diturunkannya Al aquran
Tepat pada 17 Ramadhan 13 tahun sebelum hijrah, Nabi menerima wahyu pertama. Dengan diutusnya beliau menjadi Rasul untuk umat, mengeluarkan umat dari kebodohan menuju terangnya pengetahuan. Dan Al Quran adalah mukjizat Nabi yang bisa digunakan dan dirasakan manfaatnya untuk umat hingga sekarang.

2       Perang Badar
Perang yang terjadi pada hari jumat 17 Ramadhan ini menandai awal kejayaan umat Islam di dunia. Perang Badar atau disebut Ghazwah Badr al Kubro adalah perang yang menjadi pembeda, menandai awal kejayaan umat muslim di dunia. Dengan Allah meninggikan menaranya dan mengikis berhala-hala. Dalam perang ini Nabi membawa 313 pasukan muslim, dan melawan 950 pasukan non muslim. Perbedaan mencolok jumlah pasukan tersebut tidak lantas mengecilkan nyali para pejuang agama Allah ini. Dengan tekad yang kuat umat muslim berhasil memporak porandakan pasukan kafir saat itu.

3       Pembebasan kota Mekkah
Pada tanggal 20 Ramadhan tahun 8 hijriyah, Rasullulah dan para sahabatnya berhasil menaklukan kota Mekkah secara damai. Dan peritiwa ini dalam sejarah Islam terkenal dengan nama Fathu Makkah.


Menelisik berbagai peristiwa tersebut diatas seolah membuat kita sadar ada perjuangan yang dilakukan untuk Islam. Dalam masa sekarang ini banyak peristiwa yang terjadi menimpa umat muslim, begitu banyak tekanan dan kedzoliman yang dilakukan berbagai pihak untuk melepaskan dan melemahkan keimanan kita kepada Allah. 

Salah satu peristiwa saat ini adalah pengkriminalisasian para ulama untuk diseret dan dijerat kasus hukum yang terkesan diada-adakan. Seperti yang terjadi kepada salah satu ulama yang menjadi panutan umat yaitu Ustadz Bachtiar Nasir yang lebih dikenal dengan sebutan UBN. Menurut Ketua Front Pembela Islam (FPI), KH Shobri Lubis. Terkait dengan status tersangka dan pemanggilan polisi terhadap mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI). Beliau menilai kejadian tersebut sebagai upaya untuk membungkam para ulama yang kritis terhadap pemerintah. ( Indonesiainside.id 9/5/2019 )

Beginilah jika sebuah negara dengan kepemimpinan yang tidak berlandaskan hukum Allah. Mereka yang bertahta dalam kekuasaannya menggunakan berbagai macam cara untuk meredamkan umat Islam bangkit. Segala upaya akan akan mereka lakukan untuk melemahkan umat Islam, salah satunya dengan mengkriminalisasi para ulama yang dianggap sebagai pucuk tombak umat dalam bergerak. Belum lagi upaya mrngkampanyekan paham Liberalisme dan Sekulerisme yang salah satu progamnya yang marak pada masa sekarang adalah pelegalan LGBT.

Sebagai umat Islam kita harus peka terhadap segala upaya untuk membuang keIslaman kita. Berkaca dari kebangkitan umat muslim dimasa lalu, saat itu umat muslim dapat bangkit dengan mengubah pemikiran dan pemahaman tentang manusia, kehidupan dan alam semesta. 

Dan mengubah pemahaman umat akan ketiga hal tersebut adalah termasuk jihad dalam dakwah. Dengan demikian sangat jelas bahwa untuk menjadi bangkit dan melawan segala tekanan demi menyongsong kebangkitan Islam, umat harus harus mengubah orientasi pemahaman Islamnya. Dengan begitu setiap tantangan saat ini yang menerpa dapat terjawab oleh Islam. 

Ketika semua pemikiran dan pemahaman tentang Islam sudah bercokol dengan kuat dalam benak setiap umat, maka tinggal menunggu waktu untuk menyambut untuk kebangkitan Islam seperti dahulu kala. Karena hanya dengan Islamlah kita bisa beralih dari sisi Kegelapan Menuju Cahaya.[MO/vp]

Posting Komentar