Rizkya Amaroddini
(Jurnalis Media Oposisi)

Mediaoposisi.com-  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line ketika  hendak pulang ke kediamannya, Wisma Bayurini, Istana Kepresidenan Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat. Jokowi naik dari Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, sekitar pukul 17.30 WIB.

"Benar (Presiden Jokowi naik KRL dari Stasiun Tanjung Barat)," kata Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin

Hanya mendekati Pilpres saja akan merakyat. Kemana saja selama ini. Kesederhanaan ingin di tunjukkan namun tidak menunjukkan sebagai pemimpin. Wajar jika argument pencitraan di sematkan untuknya.

Foto Jokowi menumpang commuter line pun tersebar. Dalam foto tampak Jokowi mengenakan kemeja putih lengan panjang berdiri di dekat pintu gerbong. 


Dari informasi yang dihimpun, Jokowi naik di gerbong 8. Jokowi berdiri berdesakan dengan penumpang lainnya. Keberadaan orang nomor satu di Indonesia itu langsung mencuri perhatian para penumpang.

Inilah social media, dengan mudah tersebar. Memang tidak di kawal dan stanby nya camera saat kehadiran Jokowi di KRL namun dari masyarakat itu lah berita akan menyebar, strategi yang mudah terbaca bung !!

Kondisi kereta yang penuh sesak tersebut tak membuat Jokowi canggung. Ia tampak santai melayani permintaan penumpang lain untuk berfoto bersama. 

Sebelum pulang Bogor menggunakan KRL, Jokowi menghadiri dua agenda resmi kepresidenan. Ia hadir lebih dahulu dalam penyerahan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP), di SLB Negeri Pembina, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

Kemudian, capres 01 itu hadir dalam sosialisasi penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), di GOR Bulungan, Jakarta Selatan. [MO/ra]

Posting Komentar