Betha Vanglos
(Penikmat Literasi)

Mediaoposisi.com-Kehadiran Presiden Jokowi di Masjid Istiqlal, Lampung untuk sholat jumat mengisahkan cerita lucu. Sudah seperti biasanya, jokowi membawa sejumlah pasukan wartawan dan paspamres yang membuat warga merasa terganggu.

Bahkan tidak sedikit diantara warga memilih pindah ke masjid yang lain setelah mengetahui ada jokowi.

"Terus terang saya sangat merasa terganggu. Masa sholat bawa-bawa wartawan. Ini mau sholat jumat atau mau kampanye." tegas, Amran, salah satu warga yang memilih pindah ke masjid

Baca: Siapa dalang kericuan 98

Presiden Joko Widodo shalat jumat di Masjid Itiqlal, Bandar Jaya, Lampung Tengah, di sela kunjungannya kerjanya di Provinsi Lampung, Jumat (8/3/2019)

Usai menunaikan ibadah sholat, Jokowi berkampanye dengan membagikan sertifikat wakaf di masjid tersebut.

Ada 814 sertifikat tanah wakaf yang secara simbolis diberikan kepada 12 penerima, terdiri dari sertifikat mushala, masjid, madrasah, dan Pondok Pesantren di Provinsi Lampung

Sudah tidah menjadi rahasia lagi, senjata Jokowi akahir-akhir ini menggunakan sertifikat tanah sebagai alat kampanye pasalnya itu bukan tugas seorang presiden tapi tugas aparatur desa.

Baca juga : Madiun jadi lautan 

Raihan, manajer sebuah perusahan periklanan juga mengutarakan hal yang sama. Meski tidak ikut pindah kemasjid, Raihan mengeluhkan agenda Jokowi membagikan sertifikat tanah di dalam Masjid

"Baru kali ini ada presiden yang tugasnya membagikan sertifikat tanah. Di dalam Masjid pula. Memang mantap betul." sindir Raihan. [MO/ad]

Posting Komentar