Gambar: Ilustrasi
Oleh : Iin Susiyanti, SP

Mediaoposisi.com-Islamofobia. Syariahfobia. Itulah yang terjadi pada masyarakat dan dunia terhadap khilafah. Khilafah sudah menjadi momok menakutkan sehingga harus dijauhi, dimusuhi, disingkirkan bahkan dibasmi.

Romahurmuziy menuding ada kelompok yang menginginkan khilafah dan mengubah Pancasila serta berkumpul di kubu paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga. Sebut saja Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi terlarang di Indonesia. Karena tidak ada pilihan kecuali mendukung Paslon 02. Sebab, jika Jokowi terpilih lagi, HTI sudah pasti tidak bisa lagi berkembang di Indonesia karena memang sudah dilarang. (eramuslim.com/7/3/2019)

Tudingan tersebut sungguh diluar nalar. sekedar mengkritisi kebijakan pemerintah dan memberikan solusi atas problematika bangsa, justru dianggap anti NKRI dan anti pancasila. Bagi mereka khilafah adalah ancaman dan hambatan bagi eksistensi sistem sekuler yang sudah berjalan selama 95 tahun.

Keyakinan tersebut tidak beralasan. Desember 2004, Dewan Intelijen Nasional AS merilis laporan dalam bentuk dokumen yang berjudul Mapping The Global Future yang berisi prediksi yang akan terjadi pada tahun 2020. Dokumen itu berisi 4 poin yang salah satunya menyatakan kebangkitan Khilafah Islam yang bakal mampu melawan dan menjadi tantangan nilai-nilai barat. Alhasil, dibuatlah monsterisasi khilafah untuk menghadang tegaknya khilafah Islam.

Maka, dibentuk skenario untuk mengkriminalisasi ajaran Islam kemudian barat mengaitkan kelompok-kelompok yang ingin menegakkan khilafah dengan radikalisme dan terorisme. Dilakukan adu domba atau politik pecah belah internal umat Islam. Dengan cara, Islam dibenturkan dengan Islam seperti pembubaran pengajian yang dilakukan oleh kelompok ormas Islam juga. Kemudian, membenturkan Islam moderat dengan Islam fundamentalis, Islam tradisional dengan Islam modernis.

Berbagai upaya pendekatan hukum juga mereka lakukan. Dengan menerbitkan Perppu no. 2 tahun 2017 untuk membubarkan ormas Islam. Dengan alasan, kondisi kegentingan yang memaksa dan menjaga NKRI. Namun kenyataannya, ada sebuah kelompok bersenjata yang menamakan diri OPM yang jelas-jelas membunuh aparat dan menyandera rakyat. Solusi yang dikerahkan hanyalah diselesaikan dengan jalan musyawarah tanpa diberikan sanksi oleh negara.

Khilafah Adalah Ajaran Islam

Khilafah adalah sistem pemerintahan yang tegak di atas akidah Islam. Islam memposisikan khilafah sebagai pemimpin agung seluruh umat Islam secara menyeluruh dan menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia untuk mengatur urusan agama dan berbagai urusan dunia.

Ulama Aswaja tidak pernah berselisih pendapat atas kewajiban menegakkan khilafah. Iman Alauddin al-Kassani al-Hanafi menyatakan "Sebab, mengangkat Al-Imam al-A'zham (imam agung) adalah fardhu. Tidak ada perbedaan pendapat di antara ahlul Haq (dalam masalah ini). Tidak bernilai sama sekali, penyelidikan sebagian kelompok qodariyyah karena adanya ijma' sahabat radhiyallahu ‘anhu atas kewajiban itu..." (Al-Kasani, bada'i ash-shana'i di Tartib asy-syara'i, 14/406)

Hukumnya fardhu. Menurut istilah Mazhab Syafi'i adalah sebutan untuk kadar ketetapan yang secara syar'i ditetapkan berdasarkan dalil qoth'i. Mengingkari fardhu adalah murtad bagi agama Islam. Imam as-Sarakshi menyatakan, "Oleh karena itu, kafirlah orang yang mengingkari fardhu. Fardhu itu wajib untuk diamalkan dengan anggota badan karena di dalam dalilnya ada kewajiban atas pelaksanaannya. Karena itu yang menunaikan fardhu adalah yang taat, sedangkan yang meninggalkannya adalah orang yang bermaksiat.” (as-Sarakshi, Ushul as-Sarakshi, 1/110)

Indonesia dan dunia saat ini mengalami multikrisis. Berbagai persoalan seperti kemiskinan, kesenjangan sosial, politik yang opportunity,  hukum yang tebang pilih sehingga sulit diperoleh keadilan. Biaya pendidikan dan kesehatan yang semakin mahal serta moralitas manusia yang semakin merosot. Belum lagi hutang negara yang semakin tinggi, perampokan sumber daya alam, privatisasi oleh asing. Solusi ini hanya mampu diatasi dengan syari'ah Islam, dan sistem khilafah satu-satunya yang menjadi solusi strategis.

Sistem Khilafah adalah sistem yang menjadi bingkai untuk menerapkan seluruh syari'ah Islam sebagai solusi berbagai persolan kehidupan. Mulai dari ekonomi, politik, sistem peradilan, sistem pendidikan, kesehatan, sistem sosial kemasyarakatan, dan lain sebagainya.

Jadi sistem Khilafah bukanlah ancaman bagi negera-negera di dunia. Justru akan membawa keberkahan bagi seluruh alam. Wallahu a'lam. [MO/ms]

Posting Komentar