Oleh: Mochamad Efendi

Mediaoposisi.com-Banyak pemimpin Muslim, beragama Islam dan menjalankan perintah seperti yang ada dalam rukun Islam.

Namun, belum ada pemimpin sebuah negara yang cinta Islam. Bahkan banyak pemimpin yang anti Islam. Mereka tidak senang jika Islam bangkit dan ajaran Islam diterapkan secara kaffah dalam kehidupan nyata.

Inilah fakta yang memprihatinkan kita semua. Mereka bahkan memusuhi orang-orang yang menginginkan dan memperjuangkan sistem Islam. Mereka menuduh kelompok radikal padahal tidak terbukti yang memperjuangkan Islam kaffah menggunakan kekerasan.

Bahkan sebaliknya mereka yang menghalang-halangi khilafah menggunakan cara-cara radikal. Pembubaran pengajian secara paksa padahal yang disampaikan hanya ajaran Islam.

Banyak pemimpin muslim tapi tidak perduli nasib umat Islam yang ditindas, dianiaya bahkan dibunuh secara masal. Mereka tidak diperlakukan adil. Banyak tuduhan radikalisme dan terorisme ditujukan pada umat Islam.

Kebencian satu rezime pada umat Islam mendorong mereka diperlakukan tidak manusiawi. Umat Islam di Uighur, penembakan keji di New Zeland adalah bukti nyata begitu mereka membenci umat Islam. Tapi apa yang dilakukan pemimpin Muslim.

Mereka menutup mata dan telinga mereka. Kekejian yang dilakukan pada umat Islam tidak menyentuh hati mereka. Mereka tidak marah atas kekejian terhadap umat Islam.

Mereka punya kekuasaan tapi tidak digunakan untuk menolong umat Islam  karena mereka tidak cinta Islam. Mereka lebih cinta kekuasaannya. Mereka takut kehilangan kedudukan dan kekuasaan di dunia yang sementara ini.

Dunia butuh pemimpin yang cinta Islam. Pemimpin yang menggunakan kekuasaannya untuk membela Islam. Pemimpin yang marah saat ajaran Islam dimonsterisasi. Pemimpin yang bertindak tegas pada orang yang menghina dan menginjak-injak simbol Islam. Pemimpin yang berani mengerahkan bala tentaranya untuk menolong umat Islam yang tertindas dan dianiaya di suatu negeri.

Kami tidak butuh pemimpin Muslim yang lemah dan takut pada intervensi asing, negara-negara yang memusuhi Islam. Pemimpin yang hanya diam melihat kekejamam yang dilakukan pada umat Islam. Kami juga tidak butuh pemimpin yang bisanya hanya mengecam tapi bergandengan mesra dengan rezime yang sudah memperlakukan umat Islam tidak manusiawi.

Pemimpin ideal adalah pemimpin suatu negara yang cinta Islam. Dia akan selalu takut pada Allah karena selalu merasa diawasi olehNya. Pemimpin yang cinta Islam selalu merujuk pada al-Qur'an dan ash-Sunah setiap mengambil satu keputusan. Dia adalah pemimpin yang meneladani Rasullulah.

Dunia butuh pemimpin yang cinta Islam agar bisa membela saat Islam disudutkan, ajaran Islam dipermasalahkan, simbol-simbol Islam diinjak dan diremehkan, jalannya dakwah dihambat, para pengemban dakwah dikriminalkan dan umat Islam diperlakukan tidak manusiawi.

Pemimpin cinta Islam akan bereaksi cepat untuk membela Islam dengan kesungguhan hati bukan hanya sekedar pencitraan dengan mengecam tapi tidak mengambil tindakan nyata untuk membela Islam.

Pemimpin cinta Islam sungguh dirindukan dunia agar Umat Islam diseluruh dunia bisa merasa aman dan nyaman untuk menjalankan Islam secara menyeluruh dalam kehidupan nyata.

Umat juga berharap dapat keadilan hukum saat mereka diperlakukan tidak manusiawi. Ada tempat mengadu dan mencari keadilan saat Islam diusik oleh musuh-musuh Islam yang tidak suka melihat Islam bangkit.[MO|ge]

Posting Komentar