Oleh : Merli Ummu Khila 
Adakah kau lupa kita pernah berjayaAdakah kau lupa kita pernah berkuasa
Memayungi dua pertiga dunia
Merentas benua melayari samudera
Keimanan juga ketaqwaan
Rahsia mereka capai kejayaan


Mediaoposisi.com-Lirik Lagu diatas menggambarkan sejarah kegemilangan islam yang pada akhirnya runtuh di tangan seorang militer Turki. Tepatnya tanggal 3 di tahun 1924. Sekitar 95 tahun yang lalu, pada saat itu sebuah tragedi besar yang merubah tatanan hidup umat Islam. Sebuah Nmalapetaka dahsyat. Runtuhnya negara adidaya yang telah berusia 13 abad lamanya, Daulah Khilafah Islamiyah.

Mustafa Kemal Atatürk, hingga 1934 namanya adalah Gazi Mustafa Kemal Paşa, adalah seorang perwira militer dan negarawan Turki yang memimpin revolusi negara itu. Ia juga merupakan pendiri dan presiden pertama Republik Turki. Yahudi Daunamah sebutannya. Yaitu kaum yahudi yang berpura-pura memeluk agama Islam. Ia adalah orang yang paling bertanggungjawab atas runtuhnya Khilafah Islamiyah.

Mustafa Kemal memiliki visi sekuler dan nasionalistik dalam programnya membangun Turki kembali. Ia dengan keras menentang ekspresi kebudayaan Islam yang asli terdapat di kalangan rakyat Turki. Penggunaan huruf Arab dilarang dan negara dipaksa untuk beralih ke alfabet yang berbasis Latin yang baru. Pakaian  Islam, yang merupakan pakaian  rakyat Turki selama ratusan tahun, dilarang hukum dan aturan berpakaian yang meniru pakaian barat diberlakukan.

Visi sekuler itulah yang menjadi cikal bakal kebobrokan yang kini dirasakan sebagian besar negara yang ikut mengadopsi sistem sekularisme ini dan termasuk Indonesia.

Tak hanya sekularisme namun nasionalisme juga membuat umat tersekat - sekat, kehilangan makna persatuan umat seakidah. Sehingga tidak ada kepedulian dengan saudara seiman yang sedang di dzolimi di berbagai belahan bumi lain.

Kini umat terombang - ambing, putus asa oleh keadaan yang mengkhawatirkan. Merasakan sulit nya kehidupan namun disisi lain, umat bingung seolah tiada harapan. Seolah tiada solusi.

Padahal belum satu abad lamanya, islam telah membuktikan pada dunia menjadi sebuah negara adikuasa, yang mensejahterakan rakyat dengan sistem yang tidak terbayangkan oleh umat saat ini yaitu sistem Islam. Sistem dimana semua aturan yang di pakai bersumber dari AL Qur’an dan As Sunnah. Sebuah sumber yang di buat oleh Al Khaliq sang penciptanya manusia.
Jaman kekhalifahan seolah dikubur dalam-dalam dari umat islam itu sendiri sehingga suatu waktu ada kelompok yang berusaha mengajak umat mengingat kembali kejayaan itu, namun sayang nya Barat tentu saja tidak tinggal diam, segala cara dilakukan untuk menggagalkan usaha ini, Dengan segala bentuk makar antara lain islamphobia, tuduhan terorisme, radikal bahkan sengaja membentuk suatu jaringan yang seolah-olah khilafah adalah sesuatu yang menakutkan.

Tidak sampai disitu saja, dengan meminjam tangan dari kelompok islam tertentu, Barat melancarkan fitnah-fitnah keji yang seolah-olah pergantian sistem Islam adalah sesuatu yang mengerikan, penuh dengan peperangan dan mengancam keutuhan negara.

Saatnya umat cerdas dalam setiap informasi, saatnya umat mengkaji kembali pada AL Qur’an, kepada aturan Allah SWT yang dimana semua aspek kehidupan diatur. Tidak hanya sekedar ibadah ritual saja, namun semua aspek kehidupan seperti yang dahulu pernah di contohkan Rasulullah yaitu Sistem Islam.[MO/vp]

Posting Komentar