Oleh : Rizkya Amaroddini
(Mahasiswi STEI Hamfara)

     Mediaoposisi.com-  Ungkapan dari  Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto yang meyakini elektabilitas Jokowi di Pilpres 2019 nanti jatuh di kalangan pemilih muslim akan kembali meningkat. Penyebabnya, kata Hasto, Jokowi-Ma'ruf tetap diterima luas di kalangan para ulama dan kiai di seluruh Indonesia.

"Jokowi tanpa pernah mencaci, tanpa pernah menimbulkan konflik ketakutan, sehingga lama kelamaan kami meyakini ini makin diterima sangat kuat," kata Hasto, di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (7/2).

     Faktanya dalam dekade 5 tahun terakhir Indonesia di jadikan percobaan terus-menerus. Banyak kalangan ulama yang di kriminalisasi, justru mendekati pilpres dengan wajah tanpa dosa mendekat ke para Ulama demi menaikkan elektabilitasnya. 

Justru perlu di pertanyakan Ulama seperti apa yang membelanya ? 
Apakah di balik semua itu memiliki kepentingan ? 
Faktanya orang-orang yang di rangkul dalam ranah Keagamaan justru selalu bicara plin plan.

      Banyak dari kalangan Ulama yang memegang prinsip tidak mudah tergiur dan di sogok, justru di diskriminasi bahkan di kriminalisasi. Bukti lain adalah pembubaran Ormas Islam Hizbut Tahrir Indonesia, dalam sidang pun pihak Hukum dan Pemerintah Indonesia tidak adil dalam memberikan keputusan. Hal ini menjadikan Ummat muak, pasalnya paslon 01 jika membutuhkan saja akan mendekat ke Umat Islam  tetapi setelah jadi justru menusuk dari belakang. 

Apa yang bisa di harapkan di Rezim represif dan Anti Islam ini ?
Layakkah Ummat tetap bersikekeh membela ? Sadar bung !!
Bukti-bukti sudah berbicara, mau mengelak seperti apa lagi ?

Hanya di rezim inilah kebenaran di bungkam, Siapa yang menyampaikan maka siap-siap di habisi. Sungguh lucu bukan perlakuan mereka demi kursi kekuasaan. Ingatlah penyerangan apapun yang kau lakukan Ummat kian sadar atas bobroknya Sistem saat ini. 

Ingatlah bung makar Allah lebih dahsyat dari makar-makar manusia. Apa yang kau putuskan menjadi bumerang bagi dirimu sendiri.  Segeralah sadar sebelum azab Allah datang. [MO/ra]

Posting Komentar