Oleh : Novida Balqis Fitria 

Mediaoposisi.com-Lagi-lagi, pencabulan kembali terjadi. (17/1), kali ini pelakunya adalah seorang remaja dan korban adalah seorang anak kecil yang berusia sekitar 5 tahun. Diketahui, remaja ini melakukan aksinya karena terinspirasi dari video porno. Sungguh miris dan menyedihkan!

Terlihat jelas, generasi muda saat ini telah rusak berdasarkan berbagai kasus yang terjadi. Hal ini disebabkan tontonan yang merusak, lingkungan yang rusak, dan fasilitas dan tempat kemaksiatan yang masih terbuka lebar bagi umum. Sangat mengerikan! Dampaknya, generasi muda menjadi rusak.

Ditambah pemerintah yang abai terhadap akidah masyarakatnya. Menjadi bertambah parahlah rusaknya negeri ini. Bagaimana dengan korban yang masih berusia dibawah 5 tahun tersebut? Apa yang akan terjadi dengannya? Tentu ia akan menjadi rusak pula. Awalnya trauma, namun bukan tidak mungkin ia akan merusak yang lainnya dengan melakukan hal yang sama kepada yang lain. Mengerikan!

Maka jelas, solusinya adalah kembali pada penerapan syari’at Islam secara keseluruhan. Dengan penerapan sistem Islam, apapun yang memicu kemaksiatan seperti tontonan, tempat umum, media informasi, akan diblokir oleh negara.

Dan mengkondisikan lingkungan masyarakat dari berbagai kemaksiatan, dari zina, tawuran, riba, dan lain sebagainya akan dikondisikan dan diberantas dari masyarakat. Serta masyarakat dididik agar tidak melakukan kemaksiatan dan diberi tsaqofah serta menanamkan akidah yang kuat pada masyarakat. Sehingga masyarakat terkondisikan, dan jauh dari berbagai kemaksiatan.

Ditambah dengan penerapan hukum yang sesuai syari’at Islam yang tegas, membuat masyarakat takut untuk melakukan kemaksiatan.

Karena hukuman yang berat bagi pelaku kemaksiatan tersebut. Maka, marilah segera terapkan sistem Islam dalam naungan khilafah. Agar negeri ini terhindar dari segala maksiat dan keburukan yang ditimbulkan dari kemaksiatan tersebut.[MO|ge

Posting Komentar