Oleh: Mochamad Efendi

Mediaoposisi.com-  Uninstall Jokowi tidak hanya menjadi perbincangan dari warganet dunia, tapi juga di dunia nyata; masjid, warung kopi dan tempat umum lainnya. Sungguh, banyak dari orang luar negeri menanyakan, sebenarnya ini program komputer apa?

Tidak bisa dipungkiri bahwa apa yang ramai dibicarakan warganet di dunia maya, sosmed akan berimbas pada dunia nyata. Jadi tidak bisa dinggap remeh sebuah trading topik yang sampai mendunia.

Uninstall dalam dunia IT biasanya dilakukan saat ada satu program yang rusak dan sudah tidak bisa diperbaiki. Sebelum diinstall atau diisi program baru, yang lama harus dibuang dari sistem dengan uninstall. Dalam sebuah sistem kepemimpinan, Jokowi sudah dianggap tidak bisa dipertahankan. Sudah terlalu banyak virus di dalamnya sehingga harus diuninstall kemudian diganti dengan pemimpin yang baru sehingga semua sistem bisa berjalan dengan maksimal.

Periode terakhir ini telah diakui bahwa banyak kekacauan terjadi dan itu bisa terlihat secara kasat mata. Hoax menjadi biasa dan bahkan satu keharusan saat itu menyangkut pencitraan diri. Data yang sesuai fakta tidaklah penting selama itu bisa meyakinkan semua orang dan membuat mereka takjub dan terkesima sehingga musuhpun dapat terjungkal jatuh karenanya.

Rezime juga diakui sebagai rezime anti Islam, walaupun banyak cara dilakukan agar terkesan membela Islam. Fakta tidak bisa dipungkiri bahwa yang telah dilakukan rezime menunjukkan bahwa dia anti Islam. Mulai persekusi ulama, ajaran Islam sampai pengajian-pengajian yang merupakan wasilah dakwah untuk menyebarkan ajaran Islam.

Kenapa rezime layak untuk diuninstall? Hukum selama rezime berkuasa sangat tidak adil, tajam ke lawan dan tumpul ke kawan. Ini yang menjadi alasan banyak orang menginginkan pemimpin baru. Rasa aman karena terjaminnya hukum adalah harapan setiap insan.

Jika seseorang terancam sementara hukum sudah ada pada genggaman penguasa, kemana rakyat harus mengadu. Jadi jalan satu-satunya adalah ganti penguasa yang dzalim dan anti kritik dengan yang lebih baik.

Tranding topik Uninstall Jokowi adalah sebuah indikator bahwa banyak rakyat yang sudah muak
dengan kepemimpinan saat ini. Mereka menginginkan kepemimpinan baru yang bisa menjamin
rasa aman dan memberikan kesejahteraan pada seluruh rakyat tanpa terkecuali.

Hanya kepemimpinan dalam Islam dalam sistem khilafah yang mampu memberikan jaminan semua itu. Tinggal pemimpin yang baru nanti mau dan mampu mewujudkan impian rakyat. [MO/ra]

Posting Komentar