Oleh: Merli Ummu Khila 

Mediaoposisi.com-Ketua Majelis Hakim R Anton Widyopriyono "Untuk mempercepat sidang, terdakwa akan dititipkan di Rutan Klas I Medaeng, Surabaya," kata Anton di ruang sidang Cakra, Pengadilan Negeri, Surabaya, Kamis (7/2/2019).seperti dilansir DetikNews, Kamis 07 Februari, 11:15 WIB

Pascamenjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Surabaya, terdakwa Ahmad Dhani Prasetyo diputuskan ditahan di Rutan Klas I Medaeng. Sidang perdana kali ini membacakan dakwaan.
Jelang pilpres justru rakyat hanya di jejalin berita-berita ketidakadilan hukum. Rezim sulit berdalih jika memang ditampakkan sedemikian jelas di khalayak ramai. Tokoh-tokoh yang kritis pada kebijakan pemerintah mulai di bungkam satu persatu. Di lain pihak orang-orang yang sekubu justru bebas bercolateh seolah kebal hukum.

Sikap anti kritik dan represif oleh rezim menunjukkan bahwa perpolitikan saat ini hanya bertujuan untuk meraih dan melanggengkan kekuasaan, sulit memastikan  bahwa pemerintahan demokrasi akan mampu melayani dan mengurusi rakyat.

Hanya sistem politik dan kepemimpinan Islam yang mampu tegak mengurusi kepentingan umat, yakni dengan menegakkan hukum islam secara menyeluruh dan membuka ruang pada umat untuk mengawal pelaksanaannya dengan mengkritisi penguasa sesuai tuntunan hukum syara.[MO/sr]


Posting Komentar