Oleh: Haryati Melati

Mediaoposisi.com- Dua hari sudah berlalu di tahun 2019. Apakah pribadimu sudah menjadi lebih baik dari tahun kemarin?? Atau malah biasa-biasa saja tak ada resolusi baru di tahun yang baru ini.

Berbicara tentang 2019 rakyat Indonesia akan menghadapi pesta demokrasi di bulan April yang akan datang, yaitu Pemilu presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

Para calon capres dan cawapres diundang oleh Ikatan Dai Aceh untuk uji baca Al-Qur'an . Alasan diadakannya tes itu karena kedua capres sama-sama beragama Islam dan penting bagi umat Islam untuk tahu kualitas calon presidennya. (m.Tribunnews.com/30/12/2018)

"Tes baca Al Quran bagi seorang calon pemimpin yang beragama Islam sangat wajar dan sangat demokratis. Justru publik makin tahu kualitas calonnya," ujar Ridlwan Habib peneliti radikalisme dan gerakan Islam di Jakarta.

"Ini justru peluang emas bagi masing masing kubi untuk mendapatkan simpati dari kelompok pemilih Islam, "kata Ridlwan.


Membaca Al-Qur'an memang salah satu kebiasaan seorang Muslim, dan itu lumrah terjadi. Dan salah satu kewajiban seorang Muslim juga membacanya dengan tartil.

Tetapi dari pernyataan Ridlwan habib merupakan salah satu bukti Al-Qur'an dijadikan  sebagai alat untuk menarik simpati rakyat dalam sistem Demokrasi. Dan juga alat permainan politik untuk memenangi persaingan disatu sisi dan keberadaannya tidak penting disisi lain.

Al-Qur'an adalah Wahyu Allah sekaligus petunjuk kehidupan yang *WAJIB* atas seluruh kaum Muslim mengamalkannya isinya dengan Kaffah.

Sudah saatnya kita mencampakkan sistem  sekuler Demokrasi yang menempatkan hukum Allah secara selayaknya.


Dan yang terpenting saat ini bukan siapa yang berani membaca Al-Qur'an , tetapi siapa yang berani menerapkan Al-Qur'an dalam kehidupan bernegara.


إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ

Sesungguhnya Al-Qur`ân ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus ….[al-Isrâ`/17:9]

وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ

Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (Al-Qur`ân) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri”. [an-Nahl/16:89].[MO/sr]

Posting Komentar