(Ilustrasi Media Oposisi)

Mediaoposisi.com-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman memastikan pihaknya tak lagi akan memfasilitasi sosialisasi visi-misi jelang debat perdana Pilpres 2019 yang semula dijadwalkan 9 Januari 2019

 "Sosialisasi visi misi tadi malam (Jumat,4/1) juga sudah diputuskan silahkan dilaksanakan sendiri-sendiri, tempat dan waktu yang mereka tentukan sendiri-sendiri, tempat dan waktu yang mereka tentukan sendiri," katanya di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1)

Di awali dari peristiwa tarik ulur dari capres dan cawapres petahanan hingga tak menemukan solusi diantara kedua bela pihak

Sebelumnya Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin meminta agar pembaca visi dan misi bisa diwakilkan kepada timses agar efektif, sementara tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkukuh agar pembacaan dilakukan oleh kedua pasangan capres dan cawapres

KPU juga tidak ada kewajiban atau aturan khusus yang mengharuskan kegiatan sosialisasi visi-misi. Ide menggelar sosialisasi itu muncul saat KPU dan kedua tim pasangan calon membicarakan soal debat yang di dalamnya juga terdapat penyampaian visi misi.[MO/AD]

Posting Komentar