Oleh: Eka Putri
(Aktivis Mahasiswi)

Mediaoposisi.com- Baru-baru ini warga kembali dikejutkan dengan penangkapan artis yang diduga terlibat dalam kasus prostitusi online, hal ini tentu menambah panjang bukti menjamurnya kasus serupa dikalangan para artis. Direktur Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Pol. Ahmad Yusep Gunawan menduga banyak artis dan selebgram yang terlibat dalam prostitusi online tersebut.(Republikaco.id)

Selain itu polisi juga telah menetapkan dua orang tersangka berinisial TN (28) dan ES (37) sebagai mucikari yang berasal dari Jakarta Selatan. Kedua tersangka biasa mempromosikan artis dan selebgram melalui instagramnya, terkait jasa layanan prostitusi online tersebut.(Republikaco.id)

Pada dasarnya dalam sistem kehidupan yang sekuler yakni memisahkan antara kehidupan dan agama akan menyebabkan begitu banyak kemaksiatan terjadi. Hal ini dikarenakan adanya dalih kebebasan melakukan apapun, yang terkadang justru menimbulkan kerusakan moral yang luar biasa. Selain itu di era milinial seperti sekarang, artis biasanya dipandang sebagai sosok figure yang akan ditiru dan diidolakan, sehingga akan memberikan pengaruh yang besar ditengah-tengah masyarakat.

Kemaksiatan jika dibiarkan berkembang, maka akan kian membahayakan. Selain merusak moral masyarakat secara perlahan, jika dibiarkan kemaksiatan terus terjadi ditengah-tengah masyarakat secara tidak langsung akan mengundang azab Allah SWT. Hal ini tentu saja dikarenakan dicampakkannya hukum-hukum Allah yang seharusnya dilaksankan dengan sebaik mungkin.

Dalam islam sendiri terdapat solusi tuntas dalam menghilangkan kemaksiatan, yakni dengan memberikan sanksi hukum yang tegas sesuai dengan apa yang telah ditetapkan dalam AL-quran dan As-sunnah, begitu juga dalam menangani kasus prostitusi online yang kini tengah ramai dibicarakan khalayak.[MO/sr]

Posting Komentar