Oleh : Vongola Primo
(Mafia Jurnalis)

Mediaoposisi.com-Saat menanggapi pidato Prabowo saat mengatakan BUMN kita bahwa banyak BUMN sedang merugi dan terancam bangkrut, Jokowi menyatakan, "Berbicara itu pakai data."

“Kalau bicara, yang penting satu, pakai data, berbicara itu pakai data,” kata Jokowi kepada wartawan usai peluncuran Program Wirausaha ASN dan Pensiunan di Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (16/1/2019) seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet.

Ini Bukti Banyak BUMN Rugi Dan Akan Bangkrut

Data Pertengahan 2018

1. Kuartal III-2018 PLN Rugi Rp 18 T
https://www.cnbcindonesia.com/news/20181030152417-4-39711/kuartal-iii-2018-pln-rugi-rp-18-t-bagaimana-nasib-pertamina

2.Pertamina Rugi Rp 5 T di Awal Tahun Jual Premium dan Solar
https://finance.detik.com/energi/d-3964141/pertamina-rugi-rp-5-t-di-awal-tahun-jual-premium-dan-solar

3. Tahun Ini BPJS Kesehatan Diperkirakan Defisit Rp 16,5 Triliun
https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/02/190800326/tahun-ini-bpjs-kesehatan-diperkirakan-defisit-rp-16-5-triliun. 

4. Menteri BUMN Rini Soemarno sampai memberikan teguran keras padA Budi Waseso karena Bulog merugi hampir Rp 2 trilyun di tahun ini.
https://www.kompasiana.com/taofikiller/5be451e26ddcae22337b9b35/rapor-merah-bulog

Dan masih banyak lagi kalo kita mau sedikit cerdas dan mau mencari data, Eh apakah pak Jokowi akan kejang-kejang ya melihat data ini? Atau sebenarnya dia sudah tahu tapi pura-pura tidak tahu dan cari kambing hitam?

Bahkan salah satu media nasional.kontan.co.id menerbitkan sebuah artikel berjudul "Ini daftar 10 BUMN dengan utang terbesar"

Di artikel tersebut membahas tentang utang-utang BUMN yang bahkan mencapai trilyunan

1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Rp 1.008 triliun
2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rp 997 triliun
3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Rp 660 triliun
4. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Rp 543 triliun
5. PT Pertamina (Persero) Rp 522 triliun
6. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Rp 249 triliun
7. PT Taspen (Persero) Rp 222 triliun
8. PT Waskita Karya (Persero) Tbk Rp 102 triliun
9. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Rp 99 triliun
10. PT Pupuk Indonesia (Persero) Rp 76 triliun

Dan lucunya coba kita pake otak kita, BUMN adalah perusahaan besar!!. Dia perusahaan berdiri tanpa ada saingan yang setara contoh PLN, Pertamina, Pupuk dsb. Bahkan ada berapa BUMN yang mengharuskan rakyat untuk membeli produknya, pun harganya tidak murah

Tapi Bagaimana bisa setiap tahun BUMN mengalami kerugian/defisit? Stop jangan bilang harus pake data, Elu sendiri yang dungu kali ya gak pernah baca berita

Apa masalah BUMN bisa merugi? Becus atau tidaksih mengurusi negara? Toh APBN indonesia lebih dari 80% itu diambil dari pajak rakyat lalu uang BUMN kemana?

Miris Gak?[MO/vp]

Posting Komentar