Oleh: Hanah Nuraenah 
(Aktivis Ibu Muda peduli bangsa)

Mediaoposisi.com-Kasus prostitusi terus bermunculan tak ada habisnya. Selain hukum yang di terapkan lemah di negara Indonesia mereka lakukan prilaku senonoh Yang kaum gendernisasi malah membanggakannya dengan gaji yang besar atas kerjaan terlang zina atau kasus pelacuran ini dengan dalih membela. Salah satunya VA(vanessa angel) sebagai pelakunya mereka katakan punya nilai jual tinggi yang layak di kagumi.

Disisi mana perbuatan zina layaknya untuk di pandang baik atau di sebut berharga apalagi miris video bugilnya di sebar secara online. Jika begitu pelaku ini akan merasa nyaman dengan perbuatannya. Dampaknya pula akan besar merusak akhlak dan pemikiran bagi generasi negeri kita yang menonton secara online tersebar bebas. Jika belum punya pondasi kuat mereka akan terjerumus pula pada pelaku perzinahan.

Para gendernisasi pendukung VA dan kawan-kawannya berpendapat dengan secara tidak langsung membandingkan perempuan yang sudah bersuami dalam tulisannya dengan secara lansung bermaksud merendahkan pekerjaan Ibu Rumah tangga yang jelas tidak bisa di beli dengan rupiah seharga 80jt bahakan isi dunia sekalipun.

Dalam pandangan islam seorang istri itu pekerjaan dalam mengurus RT nya adalah sangat mulia dan nilainya syurga tak terbayar dengan nilai batasan uang. Pandangan para gendernisasi ada maksud merendahkan peran istri dalam mengurus Rumah tangganya yang kata mereka nilai materinya  lebih rendah. Padahal tolak ukur pekerjaan mulia seorang istri bukan karna atas dasar materialistis tapi Ridhonya suami maka ridho Allahpun menyertainya. 

Faktor maslah prostitusi ini sebetulnya karna sistem kapitalis yang menghancurkan akhlak dan jiwa begitupun hilangnya rasa malu dan hilangnya imana dalam diri mereka. Hal inipun menjadikan tuntutan kehidupan pokok yang menyeret mereka menjadikan tubuh mereka untuk bahan bisnis ( jual diri).

Menurut mereka perbuatan seperti itu apa tidak akan membawa bencana terhadap negeri ini dengan bangganya melakukan perzinahan yang jelas-jelas merupakan kemaksiatan secara terang-terangan.

Pemimpin yang diam dari Rusaknya tatanan pemerintah yang tidak tegas memberi hukum jera dan kepedulian mereka yang kurang terhadap riayah(pengurusan) terhadap umat dan negaranya maka hal tersebut juga akan membawa bencana, bukan sekedar bencana Terhadap Negara, Agama bahkan Bencana Alam di darat dan di laut Allah munculkan diakibatkan tangan2 yang melanggar hukumnya. Seharusnya kejadian bencana tahun Kemarin yang  menyita banyak korban bisa jadikan bahan muhasabah negeri ini kedepannya.

Pemerintah harus bertindak tegas bagaimanapun caranya agar rakyatnya terlindungi dari segala macam persoalan yang mengancam keberkahan negeri ini. Pada Hakikat adanya pemimpin tugasnya untuk melindungi negara dan rakyatnya baik menyangkut masalah ekonomi, pergaulan, pendidikan dll.

Pemerintahpun jangan memilah milah dalam memberi hukuman. Pemimpin butuh ketegasan dalam menghukum bisnis prostitusi ini, buah tangan ataupun pelakunya itu sendiri sama-sama harus di hukum jera. pemerintah wajib menutup tempat- tempat maksiat karna dengan di pasilitasinya tempat-tempat maksiat bisa menjadi peluang bagi mereka untuk mengulangi dan khawatirnya menambah regenerasi pelaku baru perbuatan zina tersebut.

Saran saya Pemerintah juga seharusnya memperbanyak mengadakan kajian- kajian yang melatih kejiwaan dan membentuk pola pikir mereka dengan acara-acara kajian ke islaman agar mereka mau bertaubat untuk menyadari bahwa prilaku tersebut merupakan kesalahan besar yang membawa Aib bagi agama dan negaranya.

Maka solusinya kita harus Menjauhkan sistem sekuler kapitalis dari kehidupan, sebab karna sistem inilah akar masalah dari segala problematika umat yang tak kunjung selsesai dan malah berakibat bencana bagi negara yang mengembannya. Sistem kapitalis sudah jelas gagal dalam mensejahtrakan rakyatnya, setiap aturan dan kebijakan- kebijakannya membawa beban bahkan mencekik rakyat.

Kebutuhan pokok serba mahal. Di lihat dari bidang ekonomi juga kesehatan tahun kemarin sembako naik, BBM naik kebutuhan lainpun ikut naik selain itu di berlakukannya BPJS kesehatan malah makin mencekik rakyat. Baru- baru ini harga tiket pesawat juga tinggi. Hal tersebut membuktikan gagalnya sistem kapitalis demokrasi menjadikan kebutuhan dan pasilitas serba mahal mau itu dalam bidang ekonomi, pendidikan, politik, pergaulan, kesehatan sungguh menghawatirkan.

Solusinya tiada lain kita harus membuang jauh-jauh sistem yang menjajah negeri kita ini dan menjadikan Aturan Allah sebagai sebaik baiknya aturan. Aturan itu sendiri tidak bisa berjalan lancar tanpa adanya peran negara. Negara berperan dalam menjalankan sistem tersebut. Tiada Islam tanpa Syari'ah begitupun Tiada Syari'ah tanpa di tegakkannya khilafah.

Khilafah adalah sebuah sistem yang menjalankan aturan- aturan Allah untuk kemaslahatan dan kesejahtraan umatnya. Sudah terstuktur jelas bagaimana Islam mengurusi umatnya di masa ke khilafahan  dan saat ini kita tinggal melanjutkan dan mengembalikan kejayaan Islam yang di wariskan untuk umatnya. Saat Khilafah Islam memimpin, Umat sangat sejahtra dan negarapun maju bahkan sampai bisa menguasai 2/3 dunia.

Saat itu Kehormatan wanita terjaga, para ilmuan, guru dan penulis  sungguh di hargai besar jasanya. Saat itu rakyat yang terbilang miskin saat ini, itu tidak ada yang merasa miskin di zaman kekhilafah di masanya. Jangankan orang islam non muslimpun yang termasuk kafir dzimi di lindungi nyawanya. Sungguh luarbiasa sempurna bukan sistem Islam Yang di atur Allah ini karna Allah langsung yang memberi aturan. Tidak ada kecacatan dalam sistem pengaturan untuk kemaslahatan makhluknya. Karna kejayaannya Seluruh rakyat dan negerinya sejahtra aman sentosa.

Mari jangan tunggu lama lagi, keseriusan dakwah kita dan seluruh umat yang memperjuangkannya demi keniscaan tegaknya khilafah maka semua itu akan segera terwujud. Mau kita ikut andil dalam perjuangan atau tidak, khilafah memang akan tetap tegak dengan izin Allah. Namun pertanyaannya  apa kita tidak mau ikut andil demi Syurgnya yang tak ternilai. Dan apa yang nanti akan kita pertanggung jawabkan di hadapan Allah kalo kita hanya sebagai penonton bukan pelakor dalam menjungjung tinggi kegemilangan Agamanya.

Mari rapatkan barisan tingkatkan kualitas dakwah kita dan ketaqwaan kita. Dengan makin banyaknya kita bertaubat dan berjuang di jalannya maka Allah akan menurunkan pertolongannya pada umatnya yang hari ini masih tertindas jiwa raga dan kebutuhan hidupnya. Khususnya saudara kita di palestina, syuriah, xinjiang uighur yang di siksa dan di bantai tanpa salah dan negara saat ini abai dengan masalah umatnya. Apakah kita masih diam diri melihat penderitaan kaum muslim disana.

Sungguh jelas dan tidak ada lagi solusi kecuali Sistem Islam di terapkan di kehidupan kita dalam naungan khilafah. Siapa saja yang berjihad di jalan Allah lalu syahid dalam memperjuangkan agama Allah maka matinya mati syahid dan syurga balasannya. Allah janjikan itu dalam Al-quran salah satu Perniagaan yang  menguntungkan.

Allah akan menolong orang-orang yang teguh memperjuangkan agamanya.
Dalam Al-Qur'an Surat Muhammad: 7 di sebutkan bahwa Allah SWT menyatakan, jika orang-orang beriman (kaum Muslim) menolong agama Allah, maka Allah akan menolong dan meneguhkan kedudukan umat Islam.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

"Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu."  (QS Muhammad:7).

Dalam QS Al-Hajj:40, Allah SWT juga menegaskan, Allah SWT akan menolong orang yang menolong agamannya (membela Islam).

وَلَيَنصُرَنَّ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ

Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa” (QS. Al Hajj : 40).[MO/sr]

Posting Komentar