Oleh : Rizkya Amaroddini
(Mahasiswi STEI Hamfara)

Mediaoposisi.com-  Keputusan yang melukai umat Islam berusaha di redam dengan kepedulian terhadap para ulama untuk mendapatkan suara umat Islam jelang pilpres.

"Sudah saatnya Ba'asyir menjalani pembebasan tanpa syarat-syarat yang memberatkan. Jokowi berpendapat bahwa Ba'asyir harus dibebaskan karena pertimbangan kemanusiaan," kata Yusril seperti unggahan di Facebook-nya, Jumat (18/1/2019).

Mengapa keputusan ini terjadi di tahun poitik ?

"Publik pasti bisa menilai, pasti ada kaitan dengan politik. Pasti publik paham, kami tak perlu menjelaskan lagi," kata Dahnil usai sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1/2019).

Menjawab hal itu, Wakil Direktur Kampanye Tim Kampanye Nasional ( TKN) Jokowi-Ma'ruf, Benny Rhamdani mengungkapkan bahwa pemerintahan Jokowi kini tengah mematahkan isu seperti kriminalisasi ulama maupun komunis. "Ini kan isu-isu yang dibangun selama ini dan dialamatkan ke Pak Jokowi selama 4 tahun dan semua itu tidak terbukti dan sudah dipatahkan," Ujar Benny.

Faktanya pembubaran Ormas Islam dengan di keluarnya Perpu dan terjadinya persekusi ulama menjadi bukti kriminalisasi bobroknya sistem di rezim ini. [MO/ra]

Posting Komentar