Mediaoposisi.com-Presiden Joko Widodo mengawali hari kedua di Garut dengan blusukan ke sawah, Sabtu (19/1/2019) pagi. Blusukan ini dalam rangka Gerakan Mengawal Musim Tanam Okmar 2018/2019 yang digelar Kementerian Badan usaha Milik Negara.

Setelah usai debat edisi pertama kemarin 17/1/2019, Capres Jokowi kembali blusukan, namun kini blusukannya ketempat yang sedang banyak air. Jokowi dalam debat kemarin mengakui bahwa dialah yang melegalkan ijin impor, walaupun didalam kementrian yang di bentuknya ada yang menyatakan bahwa Panen petani sudah cukup. 

Namun Sontoloyonya, rezim saat ini malah lebih menyetujui impor, padahal kita ketahui saat petani panen seharusnya hasilnya dapat beredar di pasaran, namun dengan adanya barang impor yang dibiarkan membanjiri pasar harga hasil panen petani jelas jatuh bak di tendang keledai dan di injak cebong.

Sungguh sial nasib petani yang harus rela dipimpin jokowi, dan bila mereka memilih Jokowi kemarin berarti mereka telah didustai, dengan janji yang hanya berbau tapi tak berbentuk. Bagaimana akankah kalian masih belum puas di bohongi fergusso?[MO/ge]

Posting Komentar