Oleh: Hj. Yeni

Mediaoposisi.com-Untuk mengakhiri polemik keislaman capres cawapres Ulama Aceh mengusulkan untuk tes baca Qur'an bagi kedua pasangan capres dan cawapres.

Sebagai seorang muslim sudah sepantasnya menghiasi lisan dengan tilawah mulia ini (Qs.Fatir :29). Muslim diperintah pula membacanya dengan  tartil (Qs.Al- Muzammil :4)

Nabi Saw bersabda:
Bacalah Al-Quran karena sungguh pada hari kiamat ia akan menjadi syafaat bagi pembacanya”. (HR.Muslim). Tentu saja semua amalan tilawah Al-Quran hendaknya dilakukan dengan niat ikhlas dan mengharap ridho Allah.

Tetapi Al-Qur'an bukan hanya sekedar bacaan , Al-Qur'an adalah kitab hukum yang berisi petunjuk yang bisa menyelesaikan semua persoalan kehidupan manusia.

Selain membahas aqidah Al-Qur'an juga menjelaskan hukum-hukum seputar ahklak, ibadah, rumah tangga, ekonomi hingga pemerintahan dan militer.Hukum-hukum Al-Qur'an adalah hukum terbaik bagi manusia (Qs Al-Mmaidah:50). Maka mengamalkan isinya dan berhukum dengan Al-Qur'an adalah wajib (Qs Al-Mmaidah 49 ). Allah juga menegaskan saat seorang muslim di beri keputusan oleh Allah dan Rosulnya tidak berhak mencari pilihan lain. Ia wajib mematuhi ketentuan Allah dan Rosul- Nya.(Qs. Al-Ahzab(33):36).

Negri ini penduduknya mayoritas adalah muslim, maka seharusnya yang dipakai adalah hukum-hukum yang berasal dari Al-Qur'an, yang membawa hukum-hukum terbaik yang menjamin keberkahan dan kebaikan hidup bagi manusia di dunia dan akherat.
Jadi Al-Qur'an bukan cuma bacaan . 

Tantangan yang layak bagi calon penguasa adalah beranikah mereka menetapkan hukum Al-Qur'an? Jika tidak maka bersiaplah Al-Qur'an mendakwa mereka di akhirat kelak.[MO/sr]



Posting Komentar