Merli Ummu Khila

Mediaoposisi.com-Petani Desa Dempet, Kabupaten Demak, Jateng Ridwan " Aksi buang cabai merah itu dilakukan karena harganya terus anjlok sekarang turun lagi dari harga Rp15.000 jadi Rp6.000 per kilo,” ucapnya.


Seperti dilansir INews.id, Jumat, 11 Januari 2019 - 20:23 WIB. Di Kabupaten Demak, sedikitnya ada 1.100 hektare cabai merah yang akan dipanen.

Realita hidup petani dalam jajahan Neoliberalisme, dimana pasar berkuasa diatas nya. Sehingga yang ada hanya bagaimana pemodal bisa diuntungkan. Semua tidak akan bisa diperbaiki jika selamanya kita di jajah secara sistemik.

Maka jangan heran banyak sekali tanah garapan yang terbengkalai, petani beralih profesi menjadi buruh pabrik karena hasil bertani tidak sebanding dengan biaya produksi. Mengelola pertanian hanya mendapatkan kerugian. Minimnya fasilitas, pengetahuan dan bantuan permodalan dari pemerintah.[MO/ge]

Posting Komentar