Oleh: Nasrudin Joha

Mediaoposisi.com-Mereka merintih menahan sakit, berteriak meminta pertolongan, kepada siapa ? Kepada kaum muslimin yang dinyatakan Nabi sebagai saudara mereka. Mereka, sampai memilih mati ketimbang dalam penyiksaan, karena penderitaan hebat akibat tiran komunis China.

Mereka menuntut, atas akidah Islam yang mereka yakini, pertolongan kaum muslimin. Mereka, adalah putra-putra turkistan timur, yang memeluk akidah Islam karena kebenaran risalah ilahi. Lantas, Kemanakah saudara mereka ? Kemanakah milyaran umat Islam ?

Mereka merasakan penderitaan hebat, yang tak dapat terbayangkan oleh akal. Disetrum, dilindas, dijepit, di congkel, muslimahnya diperkosa, dijarah harta bendanya, dihinakan kemuliaannya, lantas kurang apa lagi wahai umat Islam ?

Kalian kah, yang mengaku cucu-cucu Hamzah ? Kalian kah, yang mengaku cucu-cucu Umar Bin Khatab ? Kalian kah, yang mengaku cucu-cucu Muhammad Al Fatih ? Kalian kah, yang mengaku cucu-cucu Sholahudin Al Ayyubi ?

Lantas dimana kalian, ketika saudara kalian di Uighur memekik memohon pertolongan ? Kemanakah kalian ketika teriakan itu memekakkan telinga ? Apa hanya karena muslimah itu bukan puteri kalian ? Bukan istri kalian ? Bukan saudari kalian ? Wallahi, bangkitlah wahai umat Islam !

Kalian lihat, para penguasa negeri muslim hanya sibuk berpesta, mempertahankan kuasa, berleha di singgasana dan peraduan, menumpahkan berahi diatas bangkai penderitaan umat. Kalian saksikan, para penguaaa zalim itu tidak menggerakkan tentara, pasukan, pesawat tempur, senjata, untuk menolong saudara seiman.

Mereka, hanya menggunakan tentara dari putra terbaik Islam menjadi satpam kekuasaan. Menjaga istana dan singgasana mereka, dan melupakan darah dan kehormatan kaum muslimin.

Karena itu, wahai umat Islam bersuaralah ! Penuhi setiap sudut jalan dan bibir-bibir istana dengan tuntutan pembelaan saudara muslim di Uighur. Bersuaralah lantang, hingga menekankan telingan penguasa dan membimbing bibir mereka untuk mengunggah ungkapan pembelaan kepada saudara seiman.

Sakit sekali batin ini, melihat saudara seiman disakiti tetapi penguasa di negeri ini dan belahan bumi yang lain hanya diam seribu bahasa. Rindu sekali sosok Khalifah Umar Bin Khatab, Umar Bin Abdul Azis, Al Mu'tashim Billah, atau Sultan Abdul Hamid II yang benar-benar berkhidmat membela dan melayani umat.

Karena itu wahai umat Islam, khilafah lah solusi atas seluruh problematika yang mendera kalian. Khalifah, akan sangat mudah membuat instruksi jihad untuk membela saudara muslim yang dizalimi, tidak perlu banyak berdebat tanpa solusi tuntas.

Ketika khilafah berdiri, seluruh kaum muslimin berada pada perlindungan khilafah. Tak akan terjadi, penghinaan oleh antek sosialis China atau kapitalis barat dan Amerika yang berani menghina Islam, kecuali Khalifah pasti akan membuat perhitungan.

Karena itu, wahai umat Islam saling menolonglah kalian untuk menegakkan kekuasaan Islam. Bersumpahlah ! Bahwa kalian hanya akan memberikan loyalitas kepada Islam, bukan yang lain.

Berikrar lah ! Mengunggah semangat persatuan, untuk mewujudkan bisyaroh Nabi, tegaknya Daulah Khilafah Rasyidah yang kedua. Insya-Allah, kalian akan mendapat pertolongan dan kemenangan. Allahu Akbar ! []

Posting Komentar