Galang Lazuardi

Mediaoposisi.com-Jakarta-, 21/12 Didepan KeDubes China massa aksi memadati lokasi demo memprotes perlakuan tidak manusiawi dan mencurangi nilai-nilai keagamaan yang di lakukan oleh para aparat di China terhadap umat beragama islam di uighur(Xinjiang, China). Selaku ras dengan populasi terbanyak didunia China bukannya sadar akan perbuatannya yang melanggar HAM, malah mencederai dengan terang-terangan.

Aksi terjadi pagi hari ini sekitar pukul 8 hingga pukul 11, massa yang menghadiri Aksi berkumpul atas dorongan rasa kemanusiaan dan rasa persatuan ummatyang kian terlihat nyata di depan mata. Hal ini terindra dari penlihatan kita, berita tentang kekejian etnis China yang menyerang Etnis China yang beragama islam ini barulah beredar dan di respon tak lebih dari 3 hari setelah foto-foto dan berita kekejian terhadap masyarakat muslim Uighur ini terekspos di Indonesia.

Kebiadapan para China-China sipit kulit kuning ini telah sangat di kenal bahkan sejak dulu, kini mereka memenjarakan satu juta muslim Uighur dan menyiksa mereka dengan sangat amat mengerikan, yang lebih parahnya terdengan dan terlihat dari beberapa rekaman foto bahwa para tahanan muslim Uighur di paksa memakana daging babi yang notabenya sudh jelas di haramkan bagi umat muslim di negara manapun. dalam Al-Qur’an dan Sunnah, di antaranya:

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللّهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلاَ عَادٍ فَلا إِثْمَ عَلَيْهِ إِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang (yang ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah.” (QS. Al Baqarah: 173) [MO/ge]

Posting Komentar