Oleh: Mochamad Efendi

Mediaoposisi.com- Setelah Fadli Zon, wakil ketua DPR RI periode 2014-2019, mempertanyakan 3 hal pada rakyat langsung tentang kondisi mereka saat ini,  ternyata jawaban rakyat berbeda dengan pernyataan pemerintah. Tiga pertanyaan mennyangkut kehidupan rakyat saat ini adalah apakah hidup semakin susah, mencari pekerjaan semakin sulit, dan harga barang semakin tinggi. Ternyata jawaban rakyat merasakan hidup semakin susah, cari pekerjaan semakin sulit dan harga barang semakin tinggi. Ini sangat bertentangan dengan pernyataan pemerintah.

Rakyat susah dan pemerintah harus menyadarinya bahwa peran pemerintah dibutuhkan untuk meringankan beban mereka. Pemerintah tidak boleh lepas tangan dengan menyerahkan segala urusan rakyat pada perusahaan swasta. Rakyat susah dengan biaya rumah sakit, malah dipaksa harus menanggung biaya asuransi setiap bulan agar dapat jaminan kesehatan.

Pemerintah lepas tangan dengan menyerahkan tanggung jawabnya pada perusahaan swasta. Pemerintah seharusnya menggratiskan biaya rumah sakit bukan malah mengharuskan rakya ikut asuransi yang dikelola swasta. Hidup rakyat semakin susah karena mereka harus bayar asuransi setiap bulan dikalikan jumlah anggota keluarga. Hidup rakyat yang susah semakin susah karena harus keluar biaya tambahan untuk jaminan kesehatan mereka.

Jaminan kesehatan yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara dibebankan pada rakyat melalui perusahaan asuransi swasta yang ditunjuk oleh pemerintah. Perusahaan swasta pasti ambil untung dan rakyat tambah buntung. Sudah bayar biaya asuransi setiap bulan, pelayanan yang didapat tidak memuaskan belum lagi jika telat bayar pasti terbebani dengan denda yang yang membuat hidup semakin susah.

Rakyat susah karena sulit mencari pekerjaan. Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan lapangan pekerjaan bagi rakyat yang butuh pekerjaan untuk menenuhi kebutuhan hidupnya. Banyaknya rakyat nganggur adalah indikator kegagalan pemerintah. Rakyat bukan malas dan tidak mau bekerja tetapi lapangan pekerjaan tidak tersedia. Tanggung jawab pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan agar rakyat bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka. Jika rakyat terpenuhi kebutuhan hidupnya, maka angka kriminalitas bisa ditekan turun.

Rakyat susah karena biaya pendidikan semakin mahal. Liberalisasi di bidang pendidikan membuat rakyat semakin susah. Pendidikan diperlukan agar hidup mereka lebih baik dan berkwalitas. Jika biaya pendidikan mahal, hidup rakyat tidak berubah dan semakin susah. Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menggratiskan biaya pendidikan sehingga harapan dan cita-cita mereka untuk meraih hidup yang lebih baik bisa terwujud.

Rakyat susah harga kebutuhan pokok terus naik. Jika gaji atau penghasilan rakyat tetap sementara harga barang semakin tinggi, hidup rakyat akan semakin susah apalagi banyak dari mereka yang  kehilangan pekerjaan. Kebijakan menaikkan harga BBM telah memicu naiknya harga barang dan kebutuhan pokok.

Negara harusnya menyadari itu, bukan malah berbisnis dengan menghitung untung rugi seperti perusahaan swasta. Negara bukan corporation yang berbisnis dengan rakyatnya. Negara berkewajiban mengurusi urusan rakyat dan menjamin hidup rakyat agar aman dan sejahtera. Negara jangan diam saja saat rakyat merasakan hidup susah.

Rakyat susah karena pemerintah tidak pernah merasa resah dengan keadaan mereka. Pemerintah sibuk dengan berbagai usaha pencitraan agar bisa berkuasa lagi satu periode ke depan. Urusan rakyat dilupakan dan tidak pernah dipikirkan. Kita butuh pemimpin yang peduli dengan urusan rakyat. Pemimpin yang mau memikirkan rakyatnya dan menyibukkan diri dengan urusan rakyat. Rakyat dijadikan prioritas utama setiap mengambil kebijakan.

Kepemimpinan idial yang pernah dicontohkan oleh khalifah Abu-Bakar as-shiddiq yang tidak bisa tidur karena memikirkan rakyatnya. Bahkan, memikul sendiri kebutuhan pokok yang dibutuhkan oleh rakyat yang membutuhkan. Semoga kita akan mendapatka pemimpin ideal seperti yang dicontohkan rasullulah dan para khalifah yang perduli dengan urusan rakyat dan tidak membiarkan hidup rakyatnya susah.[MO/sr]

Posting Komentar