Oleh: Angesti Widadi

Mediaoposisi.com- Mimpi buruk kembali menimpa minoritas Muslim Uyghur. China dengan kekuasaannya kembali melakukan serangkaian kedzhaliman kepada warga Muslim di ujung China bagian barat tersebut. China melakukan tindakan kekerasan pertama kali di akhir tahun 1990 karena khawatir akan berkembangnya gerakan separatis oleh Muslim Uyghur karena mereka meminta kemerdekaan atas Republik Turkistan Timur.

Kekerasan yang dilakukan oleh China semakin parah ketika pada tahun 2001 AS mendeklarasikan 'perang melawan terorisme'. China memanfaatkan hal ini untuk mengelabui Barat agar percaya bahwa Muslim Uyghur adalah Muslim Radikal dan China bebas bertidak melakukan apapun untuk menyiksa Muslim Uyghur.

Abdugheni Thabit, jurnalis Muslim Uyghur yang sekarang tinggal di Belanda mengatakan bahwa dalam 5 tahun terakhir, sekitar 5 juta orang hilang secara tiba-tiba atau ditahan. ( https://www.seraamedia.org/2018/01/16/muslim-uyghur-korban-pembersihan-etnis-terbesar-di-dunia/ )

Bentuk Penindasan China atas Muslim Uyghur
Penindasan atas Muslim Uyghur yang dilakukan oleh China semakin ramai diperbincangkan oleh masyarakat dunia hingga ke pers.

Menurut Human Rights Watch, suku Uyghur khususnya, dipantau secara sangat ketat. Mereka harus memberikan sampel biometrik dan DNA. Dilaporkan terjadi penangkapan terhadap mereka yang memiliki kerabat di 26 negara yang dianggap 'sensitif'. Dan hingga satu juta orang telah ditahan.

Sejumlah mantan tahanan mengatakan kepada kami tentang penyiksaan fisik maupun psikologis yang mereka alami di kamp-kamp penahanan. Seluruh keluarga mereka lenyap, dan mereka mengatakan bahwa para tahanan disiksa secara fisik dan mental. Kami juga melihat bukti dari berlangungnya pengawasan nyaris total terhadap warga Muslim di Xinjiang ( https://www.google.com/amp/s/www.bbc.com/indonesia/amp/dunia-46601638 ).

Tak cukup sampai disitu, penindasan China terhadap Muslim Uyghur diantaranya ialah memaksa mereka menyerahkan mushaf Alquran karena dianggap mengandung konten Ekstrem, memaksa mereka meminum alkohol dan makan babi di kamp re-edukasi hingga memaksa mereka meninggalkan agama mereka sendiri! (Jurnalis Islam)

Alasan China Menindas Muslim Uyghur
Seperti yang telah dipublish oleh Cordova Media, bahwa alasan terkuat China menindas Muslim Uyghur karena ingin merebut semua warisan luhur Muslim Uyghur. China ingin merampok semua tanah dan sumber daya alam yang dimiliki oleh minoritas Muslim Uyghur. China mengetahui bahwa 3 juta dari Muslim Uyghur mengoperasikan lebih dari 2000 perusahaan di bidang pertanian, energi, keamanan, keuangan dan media. Muslim Uyghur juga memiliki kebudayaan dan kuliner yang menarik sehingga pemerintah China mengeskploitasinya sebagai sumber pemasukan pariwisata.

Aktivis Uyghur, Nury Turkel mengatakan bahwa China ingin menyingkirkan Islam dari mayarakat Uyghur.

Sangat jelas sekali bahwa kaum Kuffar sangat membenci Islam. Mereka ingin sekali menghapus Islam dari dunia. Tak hanya obsesi untuk menghapus Islam dari dunia, kaum kuffar juga sangat rakus terhadap materi. Mereka tak segan untuk menindas kaum Muslim hanya untuk menguasai sumber daya alam.

Khilafah sebagai Solusi Tuntas untuk Mengakhiri penderitaan Muslim Uyghur
Fakta yang semakin terkuak tak membuat negeri-negeri Islam bergerak untuk melakukan pertolongan terhadap Muslim Uyghur. Banyak dari penguasa negeri Muslim hanya diam dan membisu. Tak banyak yang mereka lakukan selain hanya berdoa melihat kedzhaliman ini terjadi.

Mengapa penguasa negri Islam hanya diam?
Karena sekarang negri- negri islam terpecah belah dan terkotak-kotak oleh sekat nasionalisme!
Penguasa negri Muslim di seluruh dunia banyak yang abai dan terlalu memikirkan kepentingan politik untuk menguntungkan dirinya sendiri!

Sejak runtuhnya Khilafah pada tahun 1924, negri Muslim tak lagi bersatu dan terpecah belah di bawah kuasa asing & aseng.
Ia tak lagi memiliki kekuatan karena tak adanya persatuan umat Muslim di seluruh dunia di bawah naungan Khilafah.

Sejarah menjelaskan bahwa hanya di bawah naungan Khilafah, umat Muslim terlindungi dan berjaya. Negara Khilafah akan melindungi rakyatnya agar sejahtera dan melarang asing & aseng untuk merampas sumber daya alam yang dimiliki oleh negri Muslim di seluruh dunia.

Oleh karena itu, mari kita rapatkan barisan dan kokohkan perjuangan untuk menegakkan Khilafah di seluruh dunia.[MO/sr]

Posting Komentar