Oleh: Iis Purwanti
Ibu Rumah Tangga

Mediaoposisi.com-Jutaan Muslim Uighur telah ditahan tanpa diadili di wilayah Xinjiang, China barat.

Donasi Save Muslim Uighur

Panel Has Asasi Manusia PBB, mengaku telah menerima banyak laporan terpercaya, bahwa satu juta warga etnis Uighur di Cina telah ditahan disuatu tempat pengasingan rahasia yang sangat besar.

Gary McDougall, mengatakan sekitar dua juta warga Uighur dan kelompok minoritas muslim dipaksa menjalani indoktrinasi di sejumlah penampungan politik di wilayah otonomi Xinjiang. Mereka mengirim mata-mata negara untuk tinggal di rumah-rumah Muslim Uighur.

Mereka menghadiri pernikahan keluarga dan pemakaman keluarga Muslim yang tinggal di wilayah barat Cina, Xinjiang. Mata-mata ini dipaksa untuk menempatkan pejabat Partai Komunis di rumah mereka. Mereka menutup banyak masjid di Xinjiang, melarang pria muslim berjenggot, memerintahkan pemilik toko menjual alkohol. Siapa saja yang menolak ketentuan itu akan diganggu dan diintimidasi.

Dapat kita lihat dari fakta diatas, dapat kita lihat kebencian dan permusuhan kaum kafir dan musyrik terhadap kaum muslim. Bagi kita semua tindakan mereka bukan sesuatu yang mengherankan. Kebencian mereka terhadap kaum muslim dengan jelas diberitakan dalam firman Nya:

"Sungguh kamu akan mendapati manusia yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah kaum yahudi dan orang-orang musyrik" (TQS. Al-Maidah [5]:82).

Perintah al-qur'an terhadap kaum muslim pun sudah sangat jelas terhadap kewajiban saling tolong menolong. Dimana saat mereka ditindas dan meminta pertolongan dan perlindungan, maka kita selaku kaum muslim wajib memberikan pertolongan kepada mereka.

Uighur sudah lama menjerit meminta pertolongan kepada kaum muslim, mereka meminta ingin diselamatkan. Namun sayang pada kondisi yang sangat menghawatirkan ini tidak mendapatkan respon yang baik, tak ada seorang pemimpin muslim pun yang mau berani mengirimkan pasukan untuk menyelamatkan mereka, tak ada yang memperdulikan mereka.

Termasuk pengusa negri ini yang mengaku mayoritas penduduk muslim nya terbesar didunia. Jangankan memberikan pertolongan secara riil sekedar kecaman pun tak terdengar dari penguasa negeri ini, tentara dan senjata mereka yang banyak tak berguna untuk membebaskan saudara-saudara seaqidah, gara-gara faham riberal buatan manusia yang merugikan.

Pada realitas diatas semakin menambah daftar panjang betapa besar penderitaan umat islam sekarang. Semua penderitaan kaum muslim ini semakin meneguhkan betapa butuh nya umat terhadap khilafah.

Karena keselamatan mereka hanya ada pada Islam, juga pada khilafah. Sebab khilafah lah satu-satunya harapan pelindung sejati umat sekaligus penjaga agama, harta, kehormatan, dan darah mereka.

Semoga ini menjadi kali terakhir dari semua penderitaan kaum muslim di seluruh dunia khususnya muslim Uighur. Sudah tak bisa lagi kita khususnya kaum muslim menunggu terlalu lama sudah saat nya khilafah hadir kembali dimuka bumi ini.[MO/ge]

Posting Komentar