Oleh: Mochamad Efendi

Mediaoposisi.com-Siapa yang tidak mengenal freeport yang sudah menjajah negeri ini sejak zaman Soeharto berkuasa. Dengan alasan investasi, freeport mampu menguasai sumber alam Indonesia yang seharusnya diperuntukkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia sesuai dengan amanat UUD 1945. Faktanya, freeport mengeruk kekayaan Indonesia dan menggunakan sebesar-besarnya untuk kepentingannya sendiri dan hanya menyisakan sebagian untuk para penguasa agar bisa memperlancar usaha penjajahannya di bumi Indonesia.
Saat kontrak freeport sudah habis dan pemerintah bisa mengakhiri hegemoni asing, pemerintah yang dipimpin Jokowi tidak berdaya. Freeport tetap bercokol di bumi pertiwi. Perusahaan asing ini terus mengeruk kekayaan negeri Indonesia karena pemerintah Jokowi memperpanjang kontraknya. Kapan Indonesia mampu mengelola kekayaannya sendiri sehingga rakyat bisa menikmati kekayaan negeri mereka sendiri?
Semua tergantung pada keberanian dan kemauan penguasa untuk melepaskan diri dari pengaruh asing dan menjadikan Indonesia benar-benar merdeka dan berkuasa atas kekayaan alam negerinya sendiri.
Pemerintah jangan merasa menang dihadapan freeport dengan menguasai saham 50%. Faktanya, freeport masih berkuasa atas kekayaan alam bumi Indonesia. Selama banyak perusahaan asing berdiri kokoh di negeri ini, Indonesia masih terjajah.
Kita butuh pemimpin yang mandiri bukan pemimpin boneka yang tidak berani memutuskan sesuatu untuk kepentingan rakyatnya. Kami butuh pemimpin yang peduli pada kepentingan rakyat bukan kepentingan golongannya sendiri. Kami butuh pemimpin yang mampu melepaskan diri dari pengaruh asing. Pemimpin yang merdeka dan mengurusi semua kepentingan rakyat selalu kita rindukan bersama.
Kita butuh pemimpin yang mau memikirkan dan mengurusi urusan rakyatnya. Namun, di alam kepemimpinan demokrasi, tidak kita temukan pemimpin semacam ini. Dia akan sibuk meraih kekuasaan dan mempertahankannya. Kekuasaan menjadi tujuan utamanya bukan mengurusi urusan rakyat.
Sungguh segala sesuatu akan dilakukan meskipun harus menjadikan rakyatnya tumbal kekuasaannya. Dia akan mendekat pada pemilik modal dan kekuatan asing yang sekiranya menguntungkan dan mampu membantunya meraih tujuan politiknya.
Buktikan bahwa pemerintahan yang bapak pimpin berdaya dihadapan perusahaan asing, freeport. Tunjukkan dengan mengambil alih perusahaan asing ini 100%. Jangan merasa sudah menguasai freeport dengan memiliki sahamnya 50% bahkan. Jalankan amanat UUD 45 yang memerintahkan untuk mengelola kekayaan alam Indonesia dan menggunakan hasilnya sepenuhnya untuk rakyat Indonesia.
Hanya kepemimpinan dalam Islam yang berpihak pada rakyat dan berkewajiban mengurusi urusan rakyat pasti akan bisa menghilangkan hegemoni asing dan bisa menjadikan negara ini merdeka, berdaulat dan berkuasa penuh atas negeri Indonesia yang memiliki kekayaan alam yang melimpah. Negera akan mengelola sepenuhnya kekayaan itu dan hasilnya akan diperuntukkan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Semua permasalahan ekonomi negeri ini akan segera teratasi. Utang luar negeripun akan segera terselesaikan.

Posting Komentar