Oleh : galih

Mediaoposisi.com-"Orang yang Senang Menuduh Sebenarnya Menyembunyikan Kesalahannya Sendiri, Apakah Anda Salah Satunya?" Pernahkan kalian dengar kata-kata diatas, tepat ujaran diatas sangat cocok bagi seorang politisi Partai tuuutt(jeda suara kentut karena tidak patut di ketik namanya).

Sabtu, 1 Desember 2018
Faktakini.com, Jakarta - Caleg, Kapitra Ampera mengaku menerima informasi adanya mobilisasi massa reuni 212 dilakukan partai politik. Bahkan peserta reuni 212 tersebut diberi uang Rp100 ribu per orang dari Partai Politik. Hal tersebut disampaikan anak buah Megawati Soekarnoputri ini dalam sebuah acara diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu 1 Desember 2018.

Dalam acara tersebut, turut hadir panitia reuni 212 yaitu Ketua GNPF Ulama, Ustadz Yusuf Martak, dan Ketum PA 212 KH Slamet Ma’arif.

"Mohon konfirmasi, Pak Yusuf, informasi saya dapat mobilisasi di daerah digerakkan oleh partai politik dengan memberi uang Rp100 ribu ke peserta. Ini informasi tapi enggak tahu pastinya butuh kejelasan, ini ada dokumen, ada namanya, nomor telepon, dan ini ada Gerindra dan PKS," tanya Kapitra dalam diskusi itu.

Dari ujaran Politisi diatas anda pasti bisa menyimpulkan, bila benar berapa uang yang harus partai-partai keluarkan bila memang benar masing-masing peserta di beri 100ribu rupiah? paling tidak partai harus membayar 800milyar rupiah, namun bayangkan apa setimpal perjalanan dari jogja-jakarta bolak-balik hampir 500ribu. Malah hanya untuk 100ribu rupiah mana mau mereka datang.

Mudah saja bila hanya kata-kata memang begitu kenapa tidak presiden atau partai pengusung caleg kumpulkan massa sebanyak massa reuni akbar 212. Penulis yakin mereka akan mengemis agar uangnya di kembalikan setelah acar usai.[MO/ge]

Posting Komentar