Oleh : Wida Aulia 

Mediaoposisi.com-Beberapa pekan terakhir sangat ramai diperbincangkan baik di media sosial, televisi maupun dilingkungan masyarakat. Hal itu adalah tentang Blackpink. Mungkin bagi sebagian masyarakat belum mengenal nama itu, tapi tidak untuk generasi muda kita. Mereka kenal dan tahu bahwa Blackpink adalah girlband yang berasal dari Korea. Bahkan mereka menyukai dan banyak yang tergila-gila pada girlband tersebut. Demam K-Pop nyatanya masih terus menjangkit generasi muda di negeri ini.

Donasi Media Pro Islam

Blackpink juga telah memiliki banyak penggemar di tanah air yang disebut dengan Blink. Bahkan girlband tersebut akan menggelar konser pada 20 Januari 2019 mendatang di ICE ( Indonesia Convention Exhibition) BSD Tangerang.

Sebanyak 8000 tiket konser akan dijual secara online dengan kisaran harga mulai 1, 1 juta hingga 2,5 juta rupiah. Hal tersebut diungkapkan oleh Publik Relation Manager tiket.com Metha Tri Rizka. (Tribunnews.com)

Banyaknya penggemar yang mayoritas adalah dari kalangan generasi muda menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap kelompok musisi dari Korea tersebut tentu dinilai sangat potensial untuk mendapatkan keuntungan bagi pengusaha yang bergerak dibidang musik. Sehingga mereka tak ragu menjual ribuan tiket dengan harga jutaan rupiah. Tentu saja hal ini dianggap lumrah mengingat bahwa dalam sistem kapitalis sekuler saat ini yang menjadi tujuan hanyalah manfaat / keuntungan materi duniawi.

Hal ini menyebabkan generasi muda terlena oleh berbagai hiburan yang dari hari ke hari semakin menggeliat. Mereka lebih sibuk menyaksikan tontonan sejenis konser musik yang banyak mempertontonkan aurat didepan umum beserta tarian yang gerakannya tak ayal bisa mengundang birahi.

Mereka juga bergaya hidup konsumtif mengikuti gaya hidup artis idola mereka. Tas, sepatu dan baju harga puluhan bahkan ratusan juta seolah bukan sesuatu yang tak bisa dibeli. Kendaraan mewah dan rumah mewah menjadi impian dan cita-cita yang ingin diraih, semua hanya mengejar kesenangan duniawi.

Sangat berbeda ketika para generasi muda dibina dan dididik dengan Islam yang meneladani akhlak mulia sang nabi.
Allah SWT berfirman:

"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah."
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 21)

Generasi yang menjadikan Rasulullah Muhammad sebagai idola dan teladan tidak akan mengejar kesenangan dunia melainkan akan banyak melakukan aktivitas  mengingat Allah dan  fokus belajar menuntut ilmu untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berorientasi pada kehidupan dunia dan akhirat untuk menggapai ridho Illahi.

Fenomena demam K-POP seperti ini memang sudah lama terjadi dan telah terbukti menjauhkan generasi muda dari nilai islami dan menjauhkan generasi dari aktivitas untuk mendekatkan diri pada Allah sehingga menimbulkan kerusakan generasi di sana sini.

Dan saat ini kemunculan Blackpink yang membahana telah menjadi virus baru perusak generasi. Generasi muda harus disadarkan bahwa hidup mereka akan lebih berarti baik didunia maupun diakhirat hanya dengan menerapkan aturan Islam dalam kehidupan. Dan ini bukan tugas pribadi sebagai individu melainkan tugas bersama masyarakat dan seluruh pemimpin negeri.[MO/sr]





Posting Komentar