Mediaoposisi.com-JAKARTA - "Prediksi jumlah peserta Reuni 212 tahun 2018 hanya akan dihadiri puluhan ribu orang ternyata salah." Itu adalah prediksi mereka para Media Pro-jo, yang anda tahu Rezim saat ini telah sangant jelas dan terlihat memusuhi Islam namun dia menjilat dan menyuap dengan sembako atau uang dan sebagainya hanya untuk mendekati mereka.

Hal itu telah sangat jelas diraba dari apa yang terjadi sebelumnya di lapangan. Dimana sejak Sabtu (1/12/2018), peserta Reuni 212 sudah mulai terlihat masuk ke wilayah Monas dan sekitarnya. masjid- masjid yang berada di Jakarta Pusat pun terlihat mengalami peningkatan jumlah jamaah salatnya.

Media-media besar mencari celah menabur benih perpecahan pada ummat dengan berita-berita anti-Islam, kenapa hal ini terjadi? karena sadar atau tidak kebanyakan orang awam masih hanya terpaku berita dari tv dan koran yang di kuasai media-media pro-Jo dan bangga akan keberadaannya yang membodohi banyak generasi. Akan ada masa mereka tercerahkan seperti terbongkarnya wajah asli Metro-tivu yang sangat suka menipu dengan menyiarkan tayangan yang sekuler, liberal dan kapitalis.

Sadarilah saudaraku, bahwa Islam tidak butuh anda tapi anda butuh Islam sistem Islam dapat menjaga keluargamu dari luar dan mengaturnya dari dalam agar berperilaku sesuai Syariat(jalan). Sebagaimana Allah tidak membutuhkanmu, tapi kamu butuh Allah karena doa yang kau panjatkan padaNya setiap hari kau harapkan terkabul atau terbalas.[MO/ge]

Posting Komentar