Oleh : Novida Balqis Fitria Alfiani

Mediaoposisi.com- Indonesia memiliki wilayah air yang sangat luas dan lebih luas dibandingkan daratan. Keindahan pantai dan laut di Indonesia sungguh tak tertandingi. Berbagai pantai banyak dikunjungi wisatawan untuk berlibur dan melepas kepenatan. Namun para wisatawan yang jumlahnya sangat banyak terkadang kurang memperhatikan kebersihan pantai dan laut ketika berlibur. Hal ini dapat dilihat akhir-akhir ini terdapat ikan paus terdampar di pantai dengan sampah yang sangat banyak diperutnya.

Dilansir dari viva.co.id Rabu (21/11/2018) ditemukan seekor paus sperma yang mati terdampar di perairan Wakatobi baru-baru ini, dengan sampah didalam perutnya dengan berat 6 kilogram sampah plastik. Tim ahli dari Balai Taman Nasional Wakatobi yang menolong hewan tersebut memastikan bahwa sampah yang terdapat didalam perut ikan paus terdiri dari kresek, botol, hingga sandal jepit yang memicu kematian ikan paus tersebut.

Spesies hewan laut yang terkena dampak sampah laut terdiri dari kura-kura, anjing atau singa laut, burung laut seperti Albatros, ikan-ikan didalam laut, paus, dan lumba-lumba. Hewan tersebut memakan sampah plastik karena mengira plastik adalah makanannya. Atau tidak sengaja termakan plastik saat memangsa hewan lain (ikan).

Plastik yang termakan oleh hewan, akan menyumbat dan merusak pencernaan hewan, sehingga plastik menjadi pemicu kematian hewan. Ada juga hewan yang terjerat plastik bukannya jaring ikan, sehingga menyebabkan hewan tidak dapat bergerak dan menyebabkan luka pada hewan, sehingga menjadi pemicu kematian hewan. Sumber viva.co.id

Sungguh pilu kematian beberapa hewan diatas. Betapa tidak, hewan yang seharusnya menjaga ekosistem alam dan menjadi sumber penghidupan manusia tiba-tiba saja mati secara mengenaskan. Bukan karena bom atau sejenisnya, akan tetapi karena sampah yang dibuang sembarangan oleh manusia.

Sebenarnya, persoalan sampah bukanlah hal yang baru di negeri ini. Lagi-lagi masalah sampah di negeri ini sungguh tak ada habis-habisnya. Seakan-akan masalah sampah adalah hal yang sangat sulit diselesaikan. Padahal dalam Islam, kebersihan adalah hal utama, dan juga merupakan sebagian dari iman. Seperti hadits dibawah ini :
الطُّهُورُشَطْرُالْإِيمَانِ

Kesucian sebagian dari iman.” (HR. Muslim, Bab Fadhl Al Wudhu, No.223. Ahmad No. 21834)

Juga hadits yang diriwayatkan dari Abu Malik Al-Asy’ariy berkata, Rasulullah SAW bersabda :

Kesucian adalah syarat iman.” (HR. Muslim)

Agama Islam itu adalah (agama) yang bersih/suci, maka hendaklah kamu menjaga kebersihan. Sesungguhnya tidak akan masuk surga, kecuali orang-orang yang suci.” (HR. Baihaqi)

Diriwayatkan dari Sa’ad bin Al-Musayyib dari Rasulullah SAW, beliau bersabda :

Sesungguhnya Allah SWT itu suci, yang menyukai hal-hal yang suci. Dia Maha bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang Menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu. Dan jangan meniru orang-orang Yahudi.” (HR. Tirmidzi)

Allah SWT pun berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 222 :

 إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)

Dan masih banyak dalil lain mengenai kebersihan yang tidak dicantumkan diatas. Dari dalil-dalil tersebut jelas, bahwa Islam megutamakan kebersihan. Dan Allah pun menyukai kebersihan. Hendaknya masyarakat sadar akan kebersihan dengan melihat dalil yang berasal dari Al-Qur’an dan Hadits.

Dalam penerapan Islam, air benar-benar dikelola dengan benar untuk kesejahteraan umat. Selain itu, pantai dan air laut benar-benar dijaga kebersihannya agar selalu bersih. Karena didalam air terdapat kehidupan dan makhluk Allah lainnya yang harus kita jaga. Sehingga tidak akan mungkin terdapat sampah yang akan dibuang ke laut dan sampah menumpuk dipantai laut.

Tidak hanya air laut, akan tetapi juga air sungai, danau, dan lainnya benar-benar dijaga dan digunakan untuk keperluan sekari-hari. Seperti digunakan untuk pengairan sawah, budidaya ikan, juga mencuci, dan dapat digunakan untuk memasak. Dan kebersihan adalah hal utama yang paling dijaga dalam penerapan Islam. Sehingga jika air benar-benar dijaga, tidak akan lagi kematian hewan karena kekotoran air laut. Semoga hal ini dapat diperbaiki dan tidak terjadi hal yang sama di kemudian hari.

Sehingga solusi dari masalah ini adalah kesadaran masyarakat akan kebersihan yang perlu dibangun. Dan pemerintah yang hendaknya mengelola perairan dengan baik. Yang dikelola sesuai syariat Islam dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dalam naungan Islam. Penerapan Islam akan dapat mensejahterakan rakyat dan memberi kemakmuran pada rakyat. Karena Islam adalah aturan yang langsung berasal dari Allah SWT. Dan siapa yang lebih mengetahui makhluk, jika bukan Allah SWT.[MO/sr]

Posting Komentar