Oleh : sry rahmadani 

Mediaoposisi.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe bekerjasama dengan Dinas Sosial setempat, membawa Khatijah (60), lansia terlantar ke Panti Jompo Desa Cot Girek, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, kemarin.

Seorang nenek berusia 60 tahunan Khatijah yang terlantar. Selama ini, lansia itu tinggal seorang diri di salah satu blok Pasar Sayur Kota di Lhokseumawe.

Miris negriku, seorang nenek terlantar seorang diri dan sudah lama tinggal di pasar sayur kumuh yang tidak layak huni untuk manusia.

Ini hanya satu dari banyaknya kasus lansia terlantar dan tinggal di tempat yang tidak semestinya.


Tidak ada pilihan lain buat sang nenek karena dia hanya sebatang kara di dunia ini. Dia hanya berusaha terus hidup dan memenuhi hidupnya.

Sangat disayangkan,  dibumi Allah Indonesia ini yang kaya akan sumber daya alam kebutuhan masyarakat tidak bisa di penuhi oleh pemerintah. Hingga kejadian-kejadian ini sangat sering terjadi.

Sistem sekuler nyatanya telah membentuk orang-orang yang berada di dalamnya hanya memikiran dan mengutamakan sang pemilik modal.


Padahal sudah semestinya negara melindungi dan mengayomi warga negaranya.

Seperti didalam negara islam semua lapisan masyarakat dilindungi, diayomi, dan dipenuhi kebutuhan sandang, iya pangan dan papannya.

Seperti di negara khilafah pada pemimpin Khalifah Umar bin Khatab dikenal sebagai pemimpin yang sangat disayangi rakyatnya karena perhatian dan tanggung jawabnya yang luar biasa pada rakyatnya.

Salah satu kebiasaannya adalah melakukan pengawasan langsung dan sendirian berkeliling kota mengawasi kehidupan rakyatnya. Dalam banyak hal Umar bin Khatthab dikenal sebagai tokoh yang sangat bijaksana dan kreatif, bahkan genius.

Beberapa keunggulan yang dimiliki Umar, membuat kedudukannya semakin dihormati dikalangan masyarakat Arab, sehingga kaum Qurais memberi gelar ”Singa padang pasir”, dan karena kecerdasan dan kecepatan dalam berfikirnya, ia dijuluki ”Abu Faiz”.

Umar bin khatab juga tidak akan tidur sebelum semua kebutuhan rakyatnya terpenuhi

Maka kembalilah pada sistem islam yang akan menerapkan semua aturan Allah dan mampu mensejahterakan dan  mengayomi warga negara dibawah naungan negara islam.[MO/gr]


Posting Komentar