Oleh : Ani Susilowati S. Pd.
(Woman Movement Institute)


Mediaoposisi.com-Umat didunia islam Dewasa ini umat islam sedunia termasuk Indonesia sedang dilanda penuh keprihatinan. Di lndonesia, reformasi yang semula diangankan masyarakat dapat membawa kepada kebaikan nampaknya jauh dari harapan.

Reformasi kini justru semakin mengokohkan sistem toghut berupa sekulerisme yang memisahkan agama dari kehidupan masyarakat dan negara. Alih-alih Islam ditegakkan , presiden malah memberi label pada mereka yang hendak menegakkan islam sebagai islam radikalis dan fundamentalis.

Demikian pula ditengah badai krisis politik yang terus menderu ,sekalipun angin kebebasan digembar-gemborkan ,namun realitasnya semua itu bukanlah untuk mereka yang bercita-cita untuk melaksanakan Islam kaffah. Contohnya saat ini banyak terjadi kriminalisasi terhadap ulama yang menginginkan Islam kaffah, ada pelarangan terhadap organisasi dakwah yang menyerukan islam kaffah dan tentang pembakaran kalimat tauhid pada waktu hari santri oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Segala bentuk terorisme yang terjadi diseluruh duniapun pasti umat islam yang dituding sebagai pelakunya, bukan pada yang lain .

Semua ini menggambarkan ketakutan terhadap islam yang justru sebenarnya akan membawa rahmat bagi seluruh alam Persoalan ekonomipun semakin kompleks, hutang luar negeri semakin menumpuk , kemiskinan semakin merajalela, angka pengangguran semakin naik dan pejabat yang korupsipun semakin menjadi.Negara ini nampaknya makin meluncur kencang menuju ideologi kapitalisme dengan semakin menjauhi islam.

Belum lagi pembaratan budaya makin menggila dengan desain era digital tanpa penyaringan saat ini
membuat para remaja bergaya hidup hedonistik, konsumeristik, dan permissif.

Mengapa ini terjadi?
Sungguh realitas diatas menggambarkan ketepatan sabda Nabi SAW yang melukiskan sejak 14 abad yang lalu bahwa suatu ketika akan ada umat islam yang mengikuti Yahudi dan Nasrani sejengkal demi sejengkal,sehasta demi sehasta bahkan sampai ke lubang biawak.Sungguh ini menunjukkan bahwa kaum muslim itu menjadi pengekor buta Yahudi dan Nasrani.dengan kata lain segala bentuk permasalahan yang melanda kaum muslimin saat ini disebabkan jauhnya dari hukum Allah.

Setiap penerapan hukum bukan islam berarti melakukan kerusakan di bumi yang mendatangkan keburukan bukan hanya menimpa mereka zalim saja melainkan juga menimpa semua orang.Tidak cukupkah gempa bumi dan tsunami yg akhir-akhir ini sering terjadi sebagai peringatan dan teguran Allah agar kita kembali ke jalan-Nya yang lurus


Apa yang harus kita lakukan?
Dengan demikian tidak ada pilihan lain bagi orang yang merindukan kebaikan dan kemaslahatan dunia dan akhirat selain menerapkan hukum Allah . Inilah keyakinan orang yang benar-benar beriman .Dia menerima hukum Allah dengan sepenuhnya.Menerapkan hukum Allah tidak cukup hanya bersifat individualis.Namun,yang bersifat kolektifpun harus diterapkan.Sebab masuk islam harus kaffah. Hukum yang bersifat kolektif diterapkan oleh Daulah khilafah.

Berdasarkan hal ini selama dasar yang dijadikan acuan masyarakat dan bernegara bukan hukum Allah
serta selama sistem yang diterapkannya sistem sekulerisme,bentuk negara apapun baik federal ataupun kesatuan hanya akan meluncur mencapai kebinasaan hakikat manusia.

Jadi permasalahan mendasar yang harus dituntaskan oleh kaum muslim adalah melanjutkan kehidupan islam,menerapkannya secara keseluruhan,membebaskan negeri-negeri islam yang diduduki oleh kafir imperialis dan kembali menyatukan umat islam dalam satu negara . wallahu’alam[MO/dr]

Posting Komentar