Oleh: Mochamad Efendi


Mediaoposisi.com-Menggratiskan tarif Suromadu bukan satu kesalahan selama alasannya benar dan jelas. Sudah seharusnya rakyat mendapatkan pelayanan gratis dari pemerintah yang memang sudah tugasnya mengurusi urusan umat.

Penguasa jangan hanya sibuk mencari simpati rakyat dengan berbagai pencitraan.

Penguasa harus peduli dengan nasib rakyat dan semua kebutuhan dasar mereka sehingga mereka bisa hidup sejahtera.

Tidak perlu malu dan segan untuk mencontoh bagaimana khalifah Abdul Aziz bisa mensejahterakan rakyatnya. Tidak perlu studi banding ke negara kafir barat jika hanya membuat rakyat melarat.

Kebutuhan dasar rakyat seperti penyediaan layanan kesehatan gratis harus diurusi langsung oleh negara.

 Jangan serahkan tugas itu pada swasta yang hanya membuat rakyat semakin sengsara. Tidak pelayan gratis namun rakyat disuruh membiayai jaminan kesehatannya sendiri.

Dengan alasan gotong royong, daya rakyat diserap oleh perusahaan swasta untuk keuntungan usahanya. Saat perusaahan defisit, rakyatpun semakin terjepit karena mereka tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkuwalitas.

Padahal, pelayanan kesehatan harus prima dan tidak boleh ditunda dan antri untuk mrndapatkannya. Masih terngiang di ingatan, seoran pasien yang belum sembuh terpaksa harus pulang dulu karena biaya rumah sakit yang dikeluarkan melebihi biaya batas platform yang ditentukan perusahaan jaminan kesehatan.

Kebutuhan dasar lainnya adalah biaya transportasi. Bahan bakar yang murah bahkan gratis akan menggeliatkan perekonomian rakyat. Mereka butuh transportasi untuk bekerja dan juga usaha sehingga harga barang lainnya bisa ditekan turun dan terjangkau oleh rakyat.

Harga BBM yang murah dampaknya jauh lebih besar pada perbaikan ekonomi rakyat secara keseluruhan dibandingkan pemberlakuan tarif suromadu yang gratis.


Biaya pendidikan harusnya gratis agar semua rakyat bisa mengeyam pendidikan tinggi. Walaupun ada dana BOS, biaya pendidikan tetap mahal. Mulai dari biaya buku dan juga pungutan sekolah yang diberlakukan bersama komite sekolah.

Untuk mendapatkan pendidikan berkuwalitas harus membayar biaya pendidikan yang mahal. Jika bisa memberlakukan biaya pendidikan gratis dampaknya akan lebih massive dibandingkan suromadu gratis.

Sanggupkah negara yang diwakili pemerintah menjalankan tugasnya? Kalau tidak sanggup lebih baik serahkan aja kekuasaan pada yang lain yang sanggup dan mampu mengurusi urusan rakyat.

Pengelolaan sumber daya alam, jangan diserahkan kepada asing. Jika tidak mampu mengelola sumber daya alam sendiri untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya,

sebaikanya serahkan tugas mengurusi urusan rakyat pada yang sanggup melakukannya. Jangan kau lepas tanggung jawab terhadap urusan rakyat.[MO/gr]

Posting Komentar