Illustrasi

Oleh : Imambaik


Mediaoposisi.com-|Redaksi.Akhirnya si naga sudah mulai bereaksi akibat  dari aksi si cicak yang ingin mencoba uji nyali.

Terbukti,Sejenak ramai di beritakan di sosial media akan keberanian KPK yang  berusaha mengorek-ngorek bisnis salah satu dari 9 naga .Dan akhirnya KPK memberikan sebuah sinyal SOS terkait langkah KPK yang terlalu berani masuk ke  wilayah Kramat sang Naga.

Dikutip dari Tempo.Co,Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan tidak ada barang bukti yang disita dalam penggeledahan di rumah dan apartemenJames Riady , pemilik Lippo Grup.

"Dalam berita acara penggeledahan, penyidik memang tidak ditemukan benda-benda yang berkaitan perkara dalam penggeledahan di rumah James Riyady," ujar Febri di Gedung KPK, Jumat, 19 Oktober 2018.

Mengingat sang naga yang satu ini bukan suatu figure sembarangan.sebagai pengusaha yang menyandang status 9 naga Taipan.Dia juga dikenal punya jejaring sangat kuat di kancah internasional.

Meikarta yang di ambil dari nama ibunya "Mei"  Dan "Karta" diambil dari nama Jakarta.James sendiri tak tanggung-tanggung rela merogoh kantong sejak tahun 1950 sebesar Rp.278 trilliun untuk membangun proyek infrastruktur milik-nya.

Uang sebesar Rp.278 trilliun bukan lah nominal yang kecil.dengan jumlah sebesar itu tidak mungkin kandas begitu saja.mengingat meikarta adalah prestise personal dari James.Beranikah KPK ?[MO/an]

Posting Komentar