Oleh: Eva Yulia

Mediaoposisi.com- SERAMBINEWS.COM, LANGSA -- Polres Langsa, Kamis (4/102018) memusnahkan seberat 6,6 kg lebih sabu-sabu asal negara Cina dengan cara diblender.

Pemusnahan dilakukan bersama Forkopimda Langsa di halaman Mapolres Langsa.Barang bukti sabu-sabu yang dibungkus dalam bungkusan teh cina ini disita di dua lokasi terpisah pada 13 September 2018 lalu.

Selain disita mobil mobil Pajero Sport dan Toyota Agya serta aejumlah sepmor, tim Sat Res Narkoba juga menangkap tujuh tersangka.Wakapolres Langsa, Kompol Budi Darma SH, didampingi Kasat Res Narkoba, AKP Rustam Nawawi SIK, mengatakan, ini adalah pengungkapan kasus sabu-sabu terbesar di Polres Langsa tahun 2018 ini.

Aceh yang katanya serambi mekah, Aceh yang katanya menjunjung tinggi nilai agama Islam, tetapi apa yang terjadi sekarang, narkoba merajalela. Dulu hal seperti ini hanya bisa dilihat di ibukota-ibukota besar, namun sekarang setiap detik bisa kita dengar dimana saja. Sebenarnya bukan Aceh yang salah, tetapi sistem dan manusianya yang salah.

Orang-orang sekarang tidak pernah takut dengan hukuman negara, tidak pernah jera dengan penjara, karena zaman sekarang yang berkata adalah uang. Jika anda punya uang, hukum bisa dipandang sebelah mata, namun jika anda tak punya uang, anda akan membusuk dipenjara. Penegakan hukum Indonesia tajam ke bawah tumpul ke atas karena memang nyata bahwa keadilan di negeri ini lebih tajam menghukum masyarakat di kelas menengah.

Wajar bila orang-orang sekarang lebih memilih mencari uang dengan hal demikian, karena selain tidak takut hukum negara, mereka juga tidak takut Tuhan, karena dalam diri tidak ditanamkan  nilai-nilai agama yang sempurna. Dimulai dari orangtua yang tak paham islam hingga sekolah yang menanamkan pendidikan yang berbau kapitalis, jadi wajar orang-orang yang berada dalam sistem demokrasi ini lebih mementingkan keuntungan tanpa peduli kerugian sekitar.

Padahal jelas dalam Islam bahwa narkoba itu haram, ketika Allah memerintahkan untuk menghindari sesuatu yang memang diharamkan maka itu adalah karena Allah tau apa yang terbaik untuk hambanya. Ketika itu dilarang berarti ada efek yang memang berbahaya, bukankah jelas bagaimana narkoba itu merusak badan dan akal seseorang bahkan hingga meninggal.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ

Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” (QS. Al Baqarah: 195).

وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” (QS. An Nisa’: 29).

Maka dari itu tidak ada aturan yang sempurna kecuali aturan yang datang dari Allah swt, saatnya kembali kepada Al-quran. Hanya Islamlah solusi dari semua permasalahan, saatnya umat bangkit dan berjuang menegakkan sistem Islam.[MO/sr]



Posting Komentar