Mediaoposisi.com|Salam Redaksi - Aksi damai sejumlah aktivis gema pembebasan Yogyakarta  yang di adakan di depan gedung DPRD Yogyakarta .(Jum'at 19/10).

Sudah selayaknya Mahasiswa untuk kritis dan senantiasa mengingatkan penguasa

Pada kesempatan kali ini mahasiswa yang terdiri dari berbagai kampus  menuntut tindakan jokowi yang terbukti telah menghianati rakyat.Hari ini terbukti bahwa glagat dari pemerintah terbukti keberpihakannya pada IMF dan World bank.



"Jokowi membuat  rakyat semakin kecewa dan dilema dengan kedatangan ke palu bukan untuk membantu tapi malah ingin menjerat hutang riba" yang dikatakan Rashid selaku orator aksi.

Aksi dari Gema Pembebasan dan Aktivis Mahasiswa jogja kali ini menyerukan bahwa sudah selayaknya hari ini untuk "Ganti Kabeh" dan "haram pilih pemimpin ingkar janji blusukan sana sini pencitraan lagi", inilah yel yel yang dilontarkan untuk mengingatkan rezim hari ini yang suka ingkar janji.

Terbukti sumber daya alam hari ini dikelola oleh aseng dan  asing, ini terbukti tindakan yang zhalim yang dilakukan oleh Rezim hari ini. Telah terbukti rezim hari ini hiprokit dan pengkhianatbisanya yang hanya sebar janji-janji manis saja dan kebijakan pun sudah tidak pro rakyat.

Harapan nya kali ini seharusnya  rakyat Indonesia agar sadar dan tercerahkan bahwa sudah 66 janji yang dibuat rezim jokowi saat ini tidak ditunaikan. Ini semua terjadi akibat dari dari tatanan saat ini yang sudah benar-benar rusak.

Maka dari itu sudah selayaknya untuk mengatakan haram memilih pemimpin yang bisanya hanya ingkar janji dan menghianati rakyat.[MO/sr]

Posting Komentar