Oleh : Rima Rahmawati
(Jurusan Bahasa Dan Sastra Arab UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

Mediaoposisi.com- Telah menjadi pemahaman bersama bahwa Islam bukan hanya agama yang mengatur ibadah ritual saja tetapi juga ideologi yang termuat di dalamnya aturan-aturan kehidupan. Islam sebagai satu-satunya ideologi shahih yang layak diemban oleh seluruh umat manusia diantara dua ideologi lainnya yakni sosialisme-komunisme dan kapitalisme.

Mengapa demikian? 
Terdapat dua kaidah yang dapat dijadikan tolak ukur kebenaran sebua mabda atau ideologi. Pertama, apakah kaidah berfikirnya sesuai dengan fitrah manusia? Kedua, apakah asas yang menjadi landasannya dibangun berdasarkan akal? (KH. Hafidz Abdurrahman, MA. : 2015)
Dilihat dari dua standar tadi dapat dibuktikan bahwa sosialisme-komunisme dan kapitaliseme fasad sebagai sebagai sebuah ideologi.

Pertama, kedua ideologi tadi tidak sesuai dengan fitrah manusia karena masing-masing meniadakan pengaturan Tuhan dalam kehidupan. Sedangkan manusia yang notabene lemah, terbatas, dan membutuhkan dzat tempat ia bergantung padanya tidak memiliki kapasitas untuk mengatur sesamanya. Namun kapitalisme dengan sekulerisme sebagai aqidahnya hanya mengakui keberadaan Tuhan dan mengingkari peran-Nya dalam mengatur kehidupan. Sementara sosialisme-komunisme dengan aqidahnya materialisme selain menolak peran Tuhan dalam kehidupan, ia juga menolak keberadaan-Nya sebagai Pencipta.

Kedua, baik ideologi kapitalisme maupun sosialisme-komunisme tidak dibangun berdasarkan akal. Kapitalisme muncul dari hasil kompromi antara gerejawan dan cendikiawan, sedangkan sosialime-komunisme dibangun atas dasar kayakinan bahwa materi bersifat azali.
Dalam penerapannya kedua ideologi ini telah banyak menimbulkan kerusakan. Seperti halnya di Indonesia. Melalui Partai Komunis Indonesia, ideologi sosialime-komunisme telah berhasil mengantarkan bangsa ini kepada peristiwa kelam G30 S-PKI.

Sementara penerapan sistem demokrasi sebagai bagian integral dari ideologi kapitalisme telah menunjukkan ketidak mampuannya mewujudkan peradaban luhur, justru membuat negeri ini terus menerus larut dalam keterpurukan diberbagai aspek kehidupan, termasuk tidak mampunya melepaskan diri dari dominasi asing yang telah menjadi parasit bagi NKRI.

Kapitalisme sebagai sebuah peradaban yang kini tengah eksis menguasai dunia hanya tinggal menunggu waktu kejatuhannya dalam lubang yang dibuatnya sendiri. Oleh karena itu perlu diajukan sebuah sistem alternatif yang dapat menyelesaikan berbagai problematika yang ada. Islam adalah satu-satunya solusi yang dapat dipertanggung jawabkan baik secara normatif, historis, maupun empiris.

Oleh karena itu, perjuangan penerapan Islam secara sempurna merupakan langkah yang perlu ditempuh untuk menyelamatkan negeri ini bahkan dunia dari kekejaman ideologi-ideologi fasad yang berorientasi pada pemuasaan nafsu semata.[MO/sr]

Posting Komentar