Oleh: Al Azizy Revolusi

Mediaoposisi.com- Islam adalah agama yang mayoritas pemeluknya di Indonesia, tetapi banyak sekali umat Islam yang belum memahami Islam. Masih banyak yang memahami Islam dari sudut lain yang dipengaruhi oleh konsepsi-konsepsi sekuler barat, yang mendikotomi kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual.

Kekeliruan itu bermula pada kesalahan dalam memahami Islam. Bagi orang yang mempelajari Islam secara terbatas, Islam hanya sering difahami dalam arti ibadah yang mengatur hubungan manusia dengan Allah saja, dan tidak pernah sampai pada pengertian tentang kewajiban kaum muslim bernegara sesuai dengan ajaran Islam.

Sebagai seorang muslim, tentu mempunyaii falsafah hidup dan ideologi sebagaimana ditegaskan dalam Al Quran surat Adz Dzariyat ayat 56:
.
"Dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia itu, melainkan untuk mengabdi kepadaku". (QS. Adz-Dzariyat:56)

Jadi, hidup seorang muslim di muka bumi ini adalah dengan cita-cita hendak mengabdi kepada Allah untuk mencapai kejayaan di dunia dan mencapai kemenangan di akhirat. Dunia dan akhirat, sekali-kali boleh dipisahkan oleh seorang muslim dari falsafah dan ideologinya. Ini ditegaskan pula dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 208:

"Wahai orang-orang beriman, masuk ah kamu kedalam Islam secara keseluruhan! Dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Setan itu musuh yang nyata bagimu". (QS. Al Baqarah:208)

Oleh karenanya, bila ingin keluar dari krisis yang tak berkesudahan, yang menimpa bangsa ini, maka sebagai Muslim penghuni mayoritas Indonesia sudah seharusnya kita kembali kepada tuntunan Al Quran dan Sunnah, yaitu dengan menegakkan Syariah dan Khilafah yang in syaa Allah akan menyelesaikan segala permasalahan umat secara menyeluruh dan tidak dikotomis.[MO/sr]



Posting Komentar