(foto : imam wartawan media oposisi/29/09/2019)


Mediaoposisi.com-|Yogyakarta-Ketua Umum Lembaga Pemantau Penyelenggaraan Negara Republik Indonesia ( LPPNRI ),Dewan Pimpinan Propinsi D.I.Y Ahamad Rochim mengatakan
Bahwa indonesia ini Sistem negaranya  sangat lucu. presiden bisa merangkap dua jabatan.ungkapnya

Ahcmad Rochim sedikit menyinggung terkait Tumpul dan lemahnya hukum di Indonesia.Hukum di indonesia mudah di eksploitasi oleh orang-orang kapitalis dan penguasa.

"Menyinggung juga sistem hukum di DIY Yogyakarta seperti mengemut bara banyak permasalahan hukum yang belum terselsaikan apakah ini karena sultanya ? " ujar Ketua Umum Lembaga Pemantau  Penyelenggaran Negara Republik Indonesia ( LPPNRI ), di acara  Islamic Lawyers forum ( sabtu,29/09/2018).

Di sisi lain Ahmad Rochim juga membahas terkait kekuatan kapitalis dan Komunal atau Sosialis yang saat ini sedang bermain di kanca perpolitikan Indonesia.

Ketua umum LPPNRI juga menyinggung keadaan ummat islam saat ini yang menjadi rebutan  oleh politikus-politikus untuk meraup suara dan elektabilitas di pilpres 2019 mendatang.

"bicara agama saat ini islam lah agama yg Seksi dan menjadi rebutan di tahun politik " ujar beliau ( sabtu ,26/09/2018 ).

Secara fakta peran ulama dan umat islam itu sangat di perhitungkan untuk melanggengkan kekuasaan,wajar di saat sudah mulai musim Perpolitikan telah tiba banyak ulama-ulama,pesantren-pesantren yang di datangi oleh parpol,caleg,maupun cagub. ujar abah Narko Fikri pemimpin pondok pesantren An-NuurQowy.

Maka tidak heran ada beberapa Ulama-ulama dan pesantren-pesantren secara terang-terang-an menggadai-kan idealisme-nya hanya untuk kepentingan perut dan jabatan.

Untuk itu kembalikan posisi ulama untuk mencegah kemungkran dan memperjuangkan ajaran yg dibawa oleh rasullulah SAW"ujar nama yg kerap di panggil Abah .[MO/an]












Posting Komentar