Oleh: giyanti, S. Pd.l

Mediaoposisi.com- Kasus korupsi seakan tidak ada habisnya menyeruak  ke permukaan. Diantara elit pejabat seakan tinggal tunggu masanya saja terbuka skandalnya. Melihat marakny kasus tersebut tidak aneh karena sudah menjadi rahasia umum bahwasanya dibutuhkan dana yang tidakbsedikit untuk dapat mendudukinkursi jabatan.

Sehingga dalam perjalananya rentan misi  pengembalian modal. Hal tersebut di perparah dengan minusnya ruh/ idrok silabillah. Sehingga mebjadikan manusia merasa bebas berbuat tanpa aturan dan pengawasan dari Sang Pencipta

Dari sekian banyak kasus korupsi tidak sedikit yang berakhir di bui. Namun sayang hal tersebut tidak menjerakan hal ini terbukti dengan semakin her tambah nya kasus korupsi dan sellau menempati hot news.

Walaupun meraka masuk bui namum fasilitas.yang disediakan sangat mewah. Hal ini bukan hanya sekali ini  saja  pada tahun 2010 terbongkar  kasus artalita suryani memiliki fasisilitas mewah yang pernah di temukan di rutan kelas  II A pondok nambu jakarta timur. Begitu juga dengan gayus tambuhan, tahanan yang keluar masuknsel bahkan bisa jalan jalan di lurlar negeri.

Dengan adanya deretan kasus lapas mewah ini menjadi bukti bahwasa bobroknya sistem demokrasi. Untuk itu hanya islam lah yang mampu memberantasnya karena dalam islam hukum ada di tangan syari' bukan di tangan manusia yang lemah dan terbatas. Dengan islam akan mampu mengurai permasalahan hidup.

Sehingga akan tercipta kehidupan aman tentram penuh ketagwaan. Dengan  demikian islam akan menjadi rahmatan lil alamin.[MO/sr]

Posting Komentar