Oleh: Muhammad Alauddin Azzam 
(Aktivis Mahasiswa UGM)

Mediaoposisi.com- Merdeka !

Hari kemerdekaan (Independence Day) seyogyanya menjadikan hari sebagai yang berdiri sendiri. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), independen adalah berdiri sendiri. Artinya, negeri yang merdeka artinya dia independen, berdiri sendiri. Negeri tersebut berdiri di kaki sendiri. Itulah berdikari.

Lawan dari independen adalah interdependen. Interdependen menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah saling ketergantungan. Artinya, negeri yang interdependen adalah negeri yang tergantung dengan negeri lain. Negeri lain tergantung juga dengan negeri tersebut. Intinya saling ketergantungan.

Sekarang, kita kembali ke independence day, hari kemerdekaan. Mari kita merenung sejenak, menarik napas dalam-dalam. Apakah negeri Indonesia yang kita cintai, yang kita sayangi ini benar-benar independence ? Benar-benar merdeka ? Today is really independence day ? Today is truly independence day ? Today is a truly independence state ?

Tarik napas dalam-dalam lagi, mari renungkan. Lebih banyak negeri ini berdikari atau ketergantungan ? Apakah negeri ini mengatur SDA-nya sendiri atau ketergantungan ? Apakah negeri ini mandiri pangan atau ketergantungan alias impor ? Apakah negeri ini menggunakan anggaran mandiri atau ketergantungan alias hutang ?

Apakah negeri ini menggunakan tenaga kerja lokal yang mandiri atau ketergantungan alias tenaga kerja asing ? Apakah negeri ini mampu mengendalikan fiskal dan moneter atau ketergantungan alias fiat money ? Apakah negeri ini mampu mandiri secara maritim atau ketergantungan alias kerja sama ? 

Apakah negeri ini mampu mandiri secara siber atau kerja sama ? Apakah negeri ini berdiri sendiri secara pendidikan universitas atau ketergantungan alias impor tenaga pendidik dan sebagainya ?

Apakah independen atau interdependen ?[MO/sr]

Posting Komentar