Oleh: Ropi Marlina

Mediaoposisi.com- Sebagaimana kita ketahui, Pemerintah melalui Kemenag telah menetapkan Idul Adha 10  Djulhijjah tahun ini jatuh pada Haru Rabu, 22/8/2018.  Sebelumnya, Pemerintah Saudi telah menetapkan Idul Adha tahun ini jatuh pada Hari Selasa,  21/8/2018.

Dengan demikian bisa dipastikan, kaum Muslim di Tanah Air akan merayakan Hari Idul Adha tahun ini pada hari berbeda.  Pasalnya, sebagaimana kaum Muslim disini tetap mengacu pada ketetapan Pemerintahan Saudi. Terlepas dari perbedaan di atas, di Tanah Air,  Idul Adha tahun ini sama-sama akan dirayakan saat bangsa  ini dirundung oleh ragam ujian.

Saat yang sama, rakyat  terus ditimpa nestapa. Kemiskinan, pengangguran, harga-harga kebutuhan pokok yang terus melonjak, utang negara yang terus menumpuk  dan aneka  persoalan lainnya. Ironisnya, semua derita rakyat itu terjadi di tengah keberlimpahan kekayaan alam negeri ini.

Namun  demikian, hendaknya kita selalu menyadari bagwa semua duka pada akhirnya akan terhenti,  kecuali duka karena meninggalkan petunjuk Baginda Nabi saw. Tentu saat kita benar - benar meneladani ketaatan, perjuangan dan pengorbanan di Jalan Allah SWT.         
               
Sudah maklum, selain Baginda Rasulullah saw, yang wajib kita amalkan seluruh ajarannya dan semua nasehatnya,  ada sosok penting lain yang tak bisa dipisahkan dari moment ibadah haji dan kurban. Dialah Nabiyullah Ibrahim as.

Di dalam  QS al-Shafat (37) ayat 102, Allah SWT mengisahkan bagaimana Ibrahim as.,  dengan sepenuh keimanan, tanpa sedikitpun keraguan, menunaikan perintah Tuhannya; menyembelih putra tercintanya, Ismail as. Demikianlah, kedua hamba Allah yang sholih itu tersungkur dalam kepasrahan.  Berpadu dengan ketaatan dan kesabaran.                     
   
Karena itu  dengan meneladani cinta, ketaatan dan pengorbanan Nabiyullah Ibrahim as. dan Baginda Rasulullah saw. , mari kita songsong kembali masa depan cerah peradaban umat manusia dibawah naungan Islam. Tentu saat kita hidup dalam naungan  sistem Islam  yang  paripurna,  dibawah  ridha Allah SWT dengan menerapkan syariat Islam secara kaffah.[MO/sr]

Posting Komentar