Oleh : Bagas Kurniawan
(‘Aliwa Institute)

Mediaoposisi.com-  Masjid adalah tempat ibadah umat islam, tempat untuk melaksanakan shalat, membaca Al-Qur’an, dan amalan-amalan lainnya. Masjid adalah simbol bagi umat islam seluruh dunia untuk menjalankan aktivitas yang di ajarkan dan dituntunkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya.

Adapun saat ini Masjid di cap sebagai simbol menebarkan kebencian, dan radikal, itu hanya sebuah opini yang ingin dibangun oleh musuh-musuh Islam yang tidak suka terhadap ajaran Islam.

Menurut survei yang dilakukan oleh Dewan Pengawas Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan masyarakat (P3M) Agus Muhammad melakukan survei terhadap 100 Masjid pemerintahan di Jakarta. Dari survei tersebut dapat menarik hasil bahwa ada 41 Masjid di Jakarta terkaegori Radikal. (9/7).

Dengan isu Masjid yang terkategori Radikal itu, membuat Wakil Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin  meragukan hasil survei yang mengungkapkan 41 Masjid di Jakarta terindikasi Radikal. Justru survei tersebut hanya akan menimbulkan kecemasan dan memecah kerukunan di kalangan Umat Islam. tandasnya serius (10/7).

Ketika saat ini umat islam ingin melakukan ibadahnya, tapi di awasi, dicurigai. Ini mebuktikan bahwa ada yang ingin menyerang dan menghancurkan Islam. Terlebih bukan hanya Masjid yang di serang, tapi ajaran Islam juga diserang.

Seperti ajaran Islam yaitu Khilafah, gaung Khilafah sudah menjadi bahan perbincangan nasional maupun internasional, namun saat ini pun ada yang menyerang dengan sebuah jargon yang mengatasnamakan Islam Nusantara, mengatakan Khilafah hanyalah romantisme sejarah, dll.

Masjid adalah sebuah bangunan yang dulu dimasa Rasulullah SAW digunakan untuk ibadah, menyusun strategi perang, majelis ilmu, mengumpulkan pasukan, ini yang telah diajarakan oleh Rasulullah, dan setelahnya yaitu para sahabat, Tabiin, Tabiut Tabiin, dan sampai kepada kita.

Bila saat ini ada yang mengatakan bahwa masjid terindikasi Radikalisme ini benar-benar telah memukul Islam dan Umat Islam. Untuk itu Umat Islam dimanapun, harus sadar bahwa Islam adalah ajaran sekaligus Ideologi.

Islam diturunkan oleh Dzat Yang Maha Baik yaitu Allah SWT. Mengatakan ajaran Islam dan Simbol Islam adalah Radikal, sama artinya dengan mengatakan bahwa yang menurunkan Islam adalah Radikal.

Perjuangan Umat kian berat, tapi tidak boleh membuat dakwah berhenti lalu diam terhadap suatu permasalahan yang meyerang Islam dan Umat Islam. Adapun itu umat harus bersatu dalam melawan setiap stigma-stigma negatif yang dilancarkan oleh musuh-musuh Islam.[MO/sr]



Posting Komentar