Oleh: Yuyun Novia S.Th.I
(Revowriter chapter Bogor)

Mediaoposisi.com- Media sosial lagi-lagi menunjukkan tajinya. Dunia maya baru-baru ini dihebohkan dengan viralnya foto plakat kerja sama kepolisian RI-RRC. Beredar luas foto bersama antara personil Polres Ketapang dan polisi Tiongkok.

Kasus ini masih meresahkan sebagian kalangan masyarakat. Meski saat ini sudah ada klarifikasi via video yang juga beredar di media daring dari Kapolres Ketapang terkait foto tersebut.

Beberapa pihak masih menyayangkan kegegabahan pihak polisi RRC. Mereka dianggap melangkahi prosedur yang sah untuk menjalin kerja sama lintas negara. Tanpa komunikasi dengan Mabes Polri maupun Presiden, dengan penuh percaya diri sudah berani mencetak plakat kerja sama. Sungguh mencengangkan sekaligus membuat gusar.

Seyogyanya kasus ini jadi tamparan keras bagi pemerintah pusat. Kasus ini menunjukkan dengan sangat gamblang betapa mudahnya negara lain mengintervensi Indonesia. Inilah salah satu indikator lemahnya kedaulatan negeri.

Tak perlu banyak dalih,  akui saja kita memang telah terjajah.  Dan semestinya sebagai bangsa berusaha menjaga kedaulatannya,  karena harga diri sebuah bangsa ada pada terjagannya kedaulatan.[MO/sr]


Posting Komentar