Oleh:Rita Novita

Mediaoposisi.com- Pada pecan lalu, komisi perlindungan anak kabupaten Tasikmalaya mencatat kenaikan angka kekerasan anak, tercatat pada periode Januari hingga Juni 2018 jika dibandingkan dengan periode Januari hingga Juni 2017.

Hal tersebut di buktikan, dari jumlah kasus kekerasan yang ada atau yang masuk di laporan KDAID oleh Atorinanto di kantornya di perum citra graham kabupaten Tasikmalaya, Rabu (11/7/2018) sore.

Diantara semua kasus, jumlah kekerasan seksual yang menjadi jenis kasus kekerasan tertinggi.
Kekerasan anak kian meningkat setiap tahunnya. Sungguh memperhatinkan dan membuat kita bertanya-tanya apa yang salah dengan dunia anak-anak kita? Anak yang seharusnya menjadi aset berharga justru terus di rusak oleh sistem.

Kapitalisme telah merusak masa depan anak,dan tentu tidak bias dibiarkan begitu saja. Fakta meningkatnya kekerasan anak membuktikan bahwa system saat ini sangat tidak ramah anak, justru terus merusak anak.

Dalam persoalan ini, menurut ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, penyebabnya kekerasan terhadap anak adalah kurangnya pengawasan oleh orang tua ataupun keluarga, termasuk juga kekerasan seksual, faktor lingkungan yang tidak aman juga turut mempengaruhi.

Namun sejatinya, kekerasan anak tidak dapat lagi dipandang sebagai masalah dengan penyebab tunggal saja.Ini adalah masalah sistem. Karena factor penyebabnya bersumber dari sistem yang diterapkan. Di antaranya adalah factor ekonomi, sistem pendidikan, media massa, agama, sampai factor hukum yang semuanya bersumber dari sistem kapitalisme.

Oleh karena itu, solusi yang diambil tentu tidak boleh parsial. Namun, harus sistemik. Hal ini tentunya harus  diemban oleh Negara, karena  Negara memiliki wewenang untuk menerapkan sistem.

Maka, sudah seharusnya kita mencampakkan sistem Kapitalis ini, yang sudah melahirkan banyak kerusakan.Dengan cara mengganti sistem yang ada dengan sistem Islam yang akan menjamin, mengatur, dan menjaga seluruh masyarakat agar berjalan sesuai dengan aturan Islam sehingga terlahirlah generasi-generasi emasdi masadepan.[MO/sr]


Posting Komentar